RADAR SURABAYA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penanganan motor brebet usai menggunakan Pertalite berjalan cepat, transparan, dan tanpa prosedur berbelit.
Fenomena motor brebet ini sempat ramai di sejumlah daerah Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pengendara melaporkan mesin motornya tersendat usai mengisi BBM jenis Pertalite.
“Permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian masyarakat terkait kendala mesin kendaraan setelah pengisian BBM di beberapa wilayah Jawa Timur,” ujar Region Manager Retail Sales Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Deny Sukendar, di Surabaya, dikutip Kamis (6/11).
Menurut dia, penyaluran BBM tetap berjalan lancar. Seluruh produk telah melalui pengawasan ketat mulai dari terminal pengiriman hingga SPBU resmi.
“Kami terus memantau kualitas BBM di lapangan, termasuk kadar air dan density, untuk memastikan sesuai standar,” katanya.
Deny menyebutkan hingga 5 November 2025 sudah ada 782 laporan konsumen yang ditangani di bengkel resmi Pertamina. Mayoritas kasus berhasil diselesaikan dengan pembersihan tangki dan penggantian bahan bakar, tanpa perlu mengganti komponen besar.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak turut meninjau Bengkel Libra Motor di Jalan Raya Manyar, Surabaya, salah satu bengkel yang ditunjuk Pertamina. Emil memastikan masyarakat tak perlu khawatir karena proses pemeriksaan sangat sederhana.
“Cukup datang ke bengkel resmi, tunjukkan struk pembelian, kendaraan langsung dicek dan ditangani,” kata Emil. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan pribadi atau menyebar informasi yang merugikan pihak lain.
Pemilik Bengkel Libra Motor, Anton Agus Wijaya, mengatakan pihaknya sudah menangani puluhan motor brebet. “Sebagian besar bisa diatasi cukup dengan menguras tangki dan mengganti bahan bakar. Kalau mesin sudah normal, berarti aman,” ujarnya.
Anton menyarankan pengguna motor melakukan langkah sederhana jika mengalami kendala serupa. “Kuras Pertalite, isi Pertamax Turbo. Kalau masih brebet, baru periksa filter dan busi,” tambahnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek