Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gusti Purboyo Resmi Umumkan Diri sebagai Paku Buwono XIV, Tegaskan Sumpah di Hadapan Jenazah PB XIII

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 6 November 2025 | 01:29 WIB
Putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat KGPAA Hamengkunegoro atau akrab disapa Gusti Purboyo memproklamirkan diri sebagai Paku Buwono (PB) XIV jelang pemberangkatan jenazah PB XIII.
Putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat KGPAA Hamengkunegoro atau akrab disapa Gusti Purboyo memproklamirkan diri sebagai Paku Buwono (PB) XIV jelang pemberangkatan jenazah PB XIII.

RADAR SURABAYA– Putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPAA Hamengkunegoro atau yang akrab disapa Gusti Purboyo, secara resmi mengumumkan diri sebagai Paku Buwono (PB) XIV.

Pengumuman itu disampaikan jelang pemberangkatan jenazah PB XIII ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Selasa (5/11).

Dalam sambutannya, Gusti Purboyo meminta doa sekaligus membacakan ikrar kesanggupan dirinya sebagai Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Ia menegaskan, pengangkatannya merupakan perintah langsung dari almarhum PB XIII.

Dalam sambutannya, Purboyo meminta doa serta turut membacakan ikrar kesanggupan dirinya sebagai Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sinuhun Paku Buwono XIV.

Mundhi dhawuh Sabda Dalem Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakoe Boewono Tigawelas lumantar Kintaka Rukma Kekeraning Sri Nata Kasunanan Surakarta Hadiningrat,

Ingsun Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, ing dina iki, Rebo Legi, patbelas Jumadilawal tahun Dal sèwu sangangatus seket sanga, utawa kaping lima Nopember rong ewu selawas, hanglintir kaprabon dalem minangka Sri Susuhunan Karaton Surakarta Hadiningrat kanthi sesebutan Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Paku Buwono Patbelas (atas perintah PB XIII, saya KGPA Mangkunegoro pada hari ini disebut sebagai Raja PB XIV),” katanya.

Dukungan dari Keluarga Keraton

Kakak tertua PB XIV, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbaikusuma Dewayani, menyebut pengambilan sumpah di hadapan jenazah ayahanda bukanlah pelanggaran adat, melainkan tradisi turun-temurun dalam Kasunanan Surakarta.

“Apa yang dilakukan Adipati Anom sesuai adat Kasunanan. Di era para leluhur raja juga pernah terjadi hal serupa. Sumpah di hadapan jenazah ayahanda adalah simbol kesetiaan, bukan pelanggaran adat,” jelas GKR Timoer.

Menurutnya, dengan diucapkannya sumpah tersebut, Kasunanan Surakarta tidak mengalami kekosongan kekuasaan.

“Segala prosesi adat dan tanggung jawab pemerintahan keraton tetap berjalan sebagaimana mestinya di bawah pimpinan raja baru, Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono XIV,” tambahnya.

Tedjowulan Minta Kondisi Tetap Kondusif

Sementara itu, Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPA Tedjowulan, meminta seluruh pihak untuk tidak memperdebatkan suksesi PB XIV setidaknya hingga 40 hari ke depan.

Menanggapi adanya pernyataan bahwa yang berhak menjadi PB XIV adalah KGPH Purbaya, putra bungsu PB XIII, Tedjowulan memilih tidak menanggapi lebih jauh.

“Boleh saja orang berpendapat, tapi dasar dari Kemendagri sudah ada. Saya hanya menjalankan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Tedjowulan juga mengimbau agar semua pihak menjaga situasi agar tetap damai dan kondusif.

“Harapan saya ke depan, jangan hanya ribut. Undang-undang sudah mengatur. Kalau tidak rukun, nanti bisa diambil alih pemerintah,” ucapnya.

Dasar Hukum dan Koordinasi Pemerintahan

Dalam Keputusan Mendagri Nomor 430-2933 Tahun 2017 tentang Penetapan Status dan Pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta, disebutkan bahwa Kasunanan Surakarta dipimpin oleh ISKS PB XIII dan didampingi oleh Maha Menteri KGPA Tedjowulan.

Pengelolaan keraton dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemkot Surakarta.

“Berdasarkan SK Mendagri tersebut, saya siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, utamanya dengan Pak Wali Kota,” kata Tedjowulan menegaskan.

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Pakubuwono XIII #mangkat #KGPAA Hamengku Negara Sudibyo Rajaputra Nalendra