RADAR SURABAYA – Malut United FC semakin mantap menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara BRI Super League 2025/26.
Kemenangan 2-1 atas Persijap Jepara pada pekan ke-11 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (3/11), menjadi kemenangan kelima beruntun Laskar Kie Raha musim ini.
Meski tren positif tengah menaungi timnya, Pelatih Kepala Malut United Hendri Susilo memilih untuk tetap merendah.
Ia menegaskan, euforia kemenangan tidak boleh membuat pemain kehilangan fokus.
“Saya mengatakan kepada para pemain, boleh kalian euforia merayakan kemenangan ini. Tetapi, satu hal yang perlu diingat: jangan cepat besar kepala karena perjalanan masih panjang menuju tujuan kita sebenarnya,” ujar Hendri dalam konferensi pers usai laga dikutip dari laman ileague.id
Naik ke Posisi Tiga Klasemen BRI Super League
Tambahan tiga poin dari laga tandang ke Jepara membuat Malut United kini mengoleksi 20 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025/26.
Raihan itu setara dengan Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua karena unggul selisih gol.
“Tentu ini bukan pekerjaan mudah. Kami menempuh perjalanan yang jauh dan berat. Terima kasih kepada para pemain atas kerja keras dan semangat mereka yang luar biasa,” tambah Hendri.
Jalannya Pertandingan: Penalti Jadi Penentu Kemenangan
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Malut United membuka keunggulan melalui sundulan Gustavo Franca pada menit ke-38.
Namun, Persijap mampu menyamakan skor lewat tendangan penalti Carlos Franca pada menit ke-67.
Ketegangan berlanjut hingga akhirnya David Da Silva memastikan kemenangan Malut United lewat eksekusi penalti pada menit ke-78.
Sepanjang laga, Malut United tampil agresif dengan 14 percobaan tembakan, lima di antaranya tepat sasaran.
Pergantian pemain yang dilakukan Hendri di babak kedua juga terbukti efektif. Masuknya Frets Butuan dan Vico Duarte pada menit ke-71 memberikan energi baru di lini depan.
Hanya berselang tujuh menit, tim asal Maluku Utara itu kembali unggul dan mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
“Saya sangat mengapresiasi usaha para pemain. Mereka menjalankan instruksi dengan disiplin. Kedisiplinan inilah yang menjadi kunci kemenangan kami melawan Persijap,” tutur pelatih berusia 59 tahun itu.
Momentum Emas Menuju Puncak Klasemen
Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Malut United yang kini tak terkalahkan dalam lima laga terakhir.
Dengan performa solid lini belakang dan efektivitas serangan, Malut United mulai dipandang sebagai ancaman serius bagi tim-tim papan atas seperti Persija dan Bali United.
Hendri menegaskan, konsistensi dan kerja sama tim akan menjadi faktor utama dalam menjaga peluang juara.
“Kami harus terus rendah hati, bekerja keras, dan menjaga fokus di setiap pertandingan,” katanya menutup konferensi pers.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan