Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unesa Surabaya Genjot Sertifikasi Guru, Jangkau Daerah 3T dengan Program Jemput Bola

Rahmat Sudrajat • Senin, 3 November 2025 | 18:56 WIB
Persiapan sertifikasi guru di Universitas Negeri Surabaya. (IST)
Persiapan sertifikasi guru di Universitas Negeri Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA - Badan Pendidikan Profesi Guru (BPPG) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus berkomitmen untuk meningkatkan jumlah guru bersertifikat pendidikan di Indonesia. Langkah ini merupakan wujud kepercayaan pemerintah terhadap Unesa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara Program Profesi Guru (PPG) nasional.

Rektor Unesa, Prof. Nurhasan, mengatakan bahwa Unesa siap beradaptasi dengan target pemerintah untuk menuntaskan 800.000 guru yang belum bersertifikat pendidik pada tahun 2025. "Berdasarkan program prioritas Kemendikdasmen, Unesa harus cepat beradaptasi dan mampu mengubah tantangan ini menjadi peluang," ujarnya, Senin (3/11).

Baca Juga: Tinjau TKA di SMAN 6 Surabaya, Gubernur Khofifah Sebut Tidak Menentukan Kelulusan

Prof. Nurhasan juga mengapresiasi inovasi BPPG Unesa dalam menambah bidang studi baru seperti Desain Komunikasi Visual dan Agroteknologi Pengelolaan Hasil Pertanian. "Ini bentuk inovasi dan penguatan peran Unesa dalam mencetak guru profesional di berbagai bidang," tambahnya.

Kepala BPPG Unesa, Fatkur Rohman Kafrawi, menjelaskan bahwa pelaksanaan PPG Guru Tertentu (Guter) tahap 4 ini tidak hanya melayani guru dalam jabatan, tetapi juga menjangkau guru di daerah tanpa akses internet melalui program jemput bola.

"Dengan program ini, guru-guru di wilayah tanpa jaringan internet tetap memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan sertifikasi pendidik," jelasnya.

Program jemput bola ini menjadikan Unesa sebagai salah satu dari tiga LPTK yang terpilih untuk bertugas di 10 titik daerah khusus, mulai dari Maluku, Lampung, hingga Kepulauan Alor Nusa Tenggara Timur.

"Mereka bukan tidak mau PPG, tetapi terkendala akses. Maka negara harus hadir, dan Unesa siap menjadi bagian dari solusi," tegas Fatkur.

Fatkur menambahkan bahwa setelah Guter 4 dan PPG Daerah Khusus 2025 selesai, target pemerintah untuk menuntaskan sertifikasi 800 ribu guru akan segera tercapai. Tahun 2026 akan difokuskan pada calon guru profesional dari lulusan S1 pendidikan maupun non-pendidikan. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#LPTK #Unesa Surabaya #sertifikasi guru agama #Guru Bersertifikasi Penggerak #Rektor Unesa Prof Nurhasan