RADAR SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar rangkaian kegiatan Surabaya Heroic Days 2025 untuk menyambut Hari Pahlawan, dengan tema “Jadi Pahlawan di Zamanmu Sendiri”.
Peringatan kali ini ditujukan tidak hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga menyalakan semangat kepahlawanan di kalangan generasi muda dengan cara yang lebih segar dan relevan.
Tjangkroekan Djoeang dan Pasar UMKM Tempo Dulu
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa peringatan Bulan Pahlawan tahun ini dirancang untuk menanamkan nilai keberanian, gotong royong, dan semangat heroik di era modern.
Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan Tjangkroekan Djoeang di Halaman Tugu Pahlawan pada 31 Oktober–1 November 2025.
Warga dapat nongkrong santai, menikmati Pasar UMKM Tempo Dulu, dan menonton Layar Tancap yang menampilkan kisah perjuangan lokal.
“Kami ingin masyarakat menikmati malam dengan suasana tempo doeloe, tapi dengan semangat kebersamaan masa kini,” kata Hidayat.
Parade Surabaya Juang: Rekonstruksi Sejarah Kota Pahlawan
Puncak perayaan akan berlangsung pada 2 November 2025 melalui Parade Surabaya Juang bertema “Surabaya Epic”.
Parade ini akan menampilkan kisah heroik Kota Pahlawan, mulai dari kabar Proklamasi, perobekan bendera, hingga pertempuran 10 November 1945 dalam bentuk teatrikal jalanan.
“Parade ini merekonstruksi denyut sejarah Surabaya dan perjuangan kolektif Arek-Arek Suroboyo,” ujar Hidayat.
Parade juga akan menghadirkan Pahlawan Nasional, veteran, prajurit TNI-Polri, komunitas sejarah, dan organisasi kemasyarakatan, dengan latar budaya Nusantara yang menegaskan semangat kepahlawanan untuk semua generasi.
HerockMob dan Sekolah Wawasan Kebangsaan
Selain parade, Pemkot mengadakan HerockMob, pertunjukan musik rock pada 8 November 2025 di Plaza Internasio Kota Lama, yang memadukan energi muda dan semangat modern dalam merayakan kepahlawanan.
Program Sekolah Wawasan Kebangsaan juga digelar mulai 14 November hingga akhir bulan di berbagai SD dan SMP, bekerja sama dengan Bangkesbangpol, Dispendik, pemerhati sejarah, dan komunitas Begandring Soerabaia.
“Kami ingin generasi muda memahami nilai perjuangan Arek-Arek Suroboyo, bukan sekadar mengenal nama pahlawan,” kata Hidayat.
Semangat Kepahlawanan Jadi Gaya Hidup
Hidayat menegaskan bahwa Surabaya Heroic Days 2025 adalah cara Pemkot menghidupkan kembali semangat heroik dengan wajah modern dan inklusif.
Seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan komitmen pemerintah untuk merayakan Hari Pahlawan secara meriah dan bermakna.
“Semangat kepahlawanan harus terus menyala, menjadi gaya hidup generasi muda Surabaya,” pungkasnya.(dim)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan