Bukan Karena Dipecat! Megawati Hangestri Beberkan Alasan Putus Kontrak dengan Klub Turki Manisa BBSK
Rahmat Adhy Kurniawan• Rabu, 29 Oktober 2025 | 02:30 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi putuskan mundur dari Manisa BBSK.
Megawati Hangestri Akhiri Kontrak dengan Manisa BBSK: “Keputusan Ini Murni dari Saya”
RADAR SURABAYA – Pemain bola voli Indonesia, Megawati Hangestri, akhirnya angkat bicara mengenai pemutusan kontraknya dengan klub Turki Manisa BBSK.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan permintaannya secara pribadi, bukan karena desakan pihak lain.
“Hi guys, dengan ini saya, Megawati, ingin memberitahukan bahwa benar saya sudah tidak memiliki kontrak lagi dengan klub Manisa BBSK.
Ini benar-benar permintaan dari saya pribadi, bukan dari pihak mana pun, dan sudah atas kesepakatan bersama tanpa ada paksaan,” tulis Megawati melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (28/10).
Megawati juga meminta maaf kepada para penggemar yang mungkin kecewa atas keputusan tersebut. “Jadi mohon maaf jika berita ini mengecewakan sebagian orang. Saya mohon kepada kalian semua untuk tetap berpikir positif,” tulisnya.
Sementara itu, pihak Manisa BBSK mengungkapkan bahwa pemutusan kontrak dilakukan karena sang kapten tim nasional
Indonesia itu dinilai tidak memenuhi kewajiban untuk kembali bergabung dengan tim usai Livoli Divisi Utama 2025 berakhir.
Dalam kesepakatan awal, Manisa BBSK meminta pemain berjuluk “Megatron” itu untuk kembali ke Turki pada 22 Oktober 2025.
Namun, Megawati gagal memenuhi jadwal tersebut di tengah masa persiapan klub menjelang kompetisi domestik.
“Setelah melakukan pembahasan bersama pihak Megawati, klub memutuskan untuk mengakhiri kontrak tanpa adanya kompensasi tambahan,” tulis pernyataan resmi Manisa BBSK.
Diketahui, Megawati sebelumnya sempat memperkuat Bank Jatim pada ajang Livoli Divisi Utama 2025, yang berakhir pada 19 Oktober.
Meski turnamen telah usai, ia tidak segera kembali ke Turki sebagaimana diatur dalam kontrak bersama Manisa BBSK.
Bank Jatim sendiri gagal menjadi juara Livoli Divisi Utama 2025. Juaranya adalah Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia. (rak)