Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PON Bela Diri 2025: Jawa Timur Naik ke Peringkat Ketiga Usai Sapu 9 Emas dari Wushu dan Ju-jitsu

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 11:50 WIB
Dua atlet Jatim Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi meraih medali emas di nomor Show Syatem Ju-jitsu.
Dua atlet Jatim Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi meraih medali emas di nomor Show Syatem Ju-jitsu.

RADAR SURABAYA – Kontingen Jawa Timur (Jatim) menunjukkan performa gemilang pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus.

Hingga Jumat (24/10) malam, Jatim sukses naik ke peringkat ketiga dalam klasemen sementara setelah menambah sembilan medali emas yang disumbangkan dari dua cabang olahraga (cabor) andalan, yakni wushu dan ju-jitsu.

Berdasarkan data panitia pelaksana, Jatim kini mengoleksi total 23 medali emas, 11 perak, dan 8 perunggu.

Posisi ini menempatkan Jatim di bawah dua provinsi kuat, yakni Jawa Barat yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 30 emas, 14 perak, dan 31 perunggu, serta DKI Jakarta yang menempati posisi kedua dengan 27 emas, 17 perak, dan 28 perunggu.

Di posisi keempat ada Jawa Tengah dengan 20 emas, 28 perak, dan 39 perunggu.

Dominasi Wushu dan Ju-jitsu Dorong Peringkat Jatim

Dari sembilan medali emas yang berhasil dikoleksi hari ini, cabor wushu menjadi penyumbang terbanyak dengan enam medali emas dan dua perak.

Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi.
Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi.

Sementara ju-jitsu turut memperkuat dominasi Jatim dengan tambahan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.

Konsistensi atlet-atlet Jatim dalam dua cabor bela diri tersebut menunjukkan efektivitas pembinaan dan program pelatihan yang dijalankan KONI Jatim.

Meski bersaing ketat dengan kontingen besar seperti Jabar dan DKI, para atlet Jatim tetap mampu tampil stabil dan menunjukkan semangat juang tinggi di arena Djarum Arena, Kudus.

Masih Ada Peluang Tambahan Medali

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, mengaku bangga dengan kerja keras para atlet yang terus menjaga semangat hingga hari-hari terakhir pertandingan.

Ia menegaskan bahwa Jatim masih memiliki peluang besar menambah medali emas dari sejumlah cabor unggulan yang akan dipertandingkan pada Sabtu (25/10).

“Untuk ju-jitsu semuanya ditargetkan emas dan tertarget finalis. Dari empat finalis, tiga berhasil membawa pulang emas. Kami masih terus berjuang meraih tambahan medali,” ujar Nabil kepada wartawan, Jumat (24/10) malam.

Selain ju-jitsu, Jatim juga menaruh harapan pada karate dan wushu yang masih memiliki beberapa nomor final tersisa.

Ketiga cabor tersebut diharapkan dapat menambah pundi-pundi medali emas dan mempertahankan posisi Jatim di tiga besar klasemen sementara.

Optimisme Mengejar DKI Jakarta

Wakil Ketua II KONI Jatim sekaligus Direktur Puslatda KONI Jatim, Irmantara Subagio, menyampaikan optimisme serupa.

Menurutnya, dengan performa stabil yang ditunjukkan para atlet, peluang untuk menyalip DKI Jakarta di posisi runner-up masih terbuka lebar.

 “Mudah-mudahan dengan target yang masih ada, kita bisa melampaui DKI Jakarta. Semangat para atlet luar biasa dan kami terus memberikan dukungan penuh di setiap arena,” ungkap Irmantara.

Dengan dua hari pertandingan tersisa, kontingen Jawa Timur bertekad mempertahankan tren positif dan memperbaiki posisi di klasemen akhir PON Bela Diri 2025.

Dukungan dari KONI, pelatih, dan masyarakat Jatim menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk menuntaskan perjuangan dengan hasil terbaik.(rak)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Bela Diri #Pekan Olahraga Nasional (PON) #Muhammad Nabil #2025 #kudus #jujitsu