Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kemenag Jawa Timur Ajak Santri Terus Berkontribusi untuk Kemajuan Indonesia

Rahmat Sudrajat • Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:05 WIB
 
RADAR SURABAYA- Memperingati Hari Santri 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menggelar apel peringatan yang diikuti seluruh pegawai. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan dan kontribusi santri dalam sejarah bangsa serta komitmen untuk terus berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.
 
Bertindak sebagai Inspektur Apel, Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Jatim, Imam Turmidi. Seluruh peserta apel mengenakan pakaian khas santri pegawai pria mengenakan sarung, peci, dan baju muslim putih, sementara pegawai wanita mengenakan atasan putih dan kerudung putih.
 
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Sang Merah Putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan santri yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa. Pembacaan resolusi jihad dilakukan sebagai pengingat sejarah perjuangan para ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Dalam amanatnya, Imam Turmidi menyampaikan pesan Menteri Agama pada peringatan Hari Santri 2025. Amanat tersebut diawali dengan doa dan duka cita atas wafatnya 67 santri Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, serta penegasan bahwa negara hadir memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban.
 
Menteri Agama menegaskan bahwa kini, santri diingatkan untuk mensyukuri kemerdekaan dengan terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. "Tahun 2025 menjadi satu dekade peringatan Hari Santri, dengan tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Santri diharapkan menjadi pelaku perubahan yang menguasai ilmu agama, teknologi, dan bahasa dunia, serta membawa nilai Islam rahmatan lil alamin dalam kehidupan global," ujarnya.
 
 
Negara memberikan perhatian besar kepada pesantren melalui berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Pesantren, Perpres tentang Pendanaan Pesantren, serta program Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis bagi santri. Menteri Agama juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan dan keberpihakannya terhadap dunia pesantren.
 
Usai apel, Imam Turmidi menyampaikan harapannya agar santri terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. "Santri harus menjadi insan berilmu, berakhlak, dan berdaya; terus menanam ilmu, menjaga akhlak, dan mencintai Tanah Air demi mewujudkan peradaban dunia yang damai dan berkeadaban," ujarnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek
#Ponpes Al Khozini Sidoarjo Ambruk #Menteri Agama #Ponpes Al Khoziny #kemenag jatim #Hari Santri #nasaruddin umar