Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sopir Pajero yang Pakai Strobo Bernopol Polri Ternyata Pelat Palsu, Dipastikan Bukan Anggota

Nurista Purnamasari • Senin, 20 Oktober 2025 | 03:42 WIB
Sopir Pajero yang viral karena menggunakan strobo dan pelat dinas Polri palsu di Bandung telah diamankan polisi.
Sopir Pajero yang viral karena menggunakan strobo dan pelat dinas Polri palsu di Bandung telah diamankan polisi.

RADAR SURABAYA - Aksi seorang sopir Mitsubishi Pajero yang menggunakan strobo dan pelat dinas Polri palsu di jalan raya Bandung viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pengemudi tersebut membunyikan sirene dan menantang pengguna jalan lain yang merekam aksinya.

Menanggapi insiden tersebut, Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri memastikan bahwa pelat yang digunakan tidak terdaftar secara resmi dan pengemudi bukan anggota kepolisian.

Divpropam Polri menyatakan bahwa pelat dinas yang digunakan pengemudi Pajero hitam tersebut palsu dan tidak tercatat dalam database Polri.

“Setelah dilakukan pengecekan, pelat yang digunakan palsu dan tidak terdaftar,” tulis Divpropam dalam keterangan resmi, Minggu (19/10).

Mobil dan pengemudi telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Identitas pengemudi diketahui berinisial AR, 37, warga Kota Tasikmalaya, sedangkan pemilik kendaraan berinisial I.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Faruk, menyebut bahwa keduanya bukan anggota Polri. “AR ini sopir, pemilik mobilnya inisial I. Mereka warga kami, tapi kejadiannya di Bandung,” ujarnya.

AR saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tasikmalaya Kota dan telah membuat video permintaan maaf kepada masyarakat serta institusi Polri.

Polisi juga telah menyita pelat palsu, strobo, dan sirene dari kendaraan tersebut. “Untuk plat nomor kami amankan supaya tidak dipergunakan lagi,” kata Faruk.

Penyidik masih mendalami motif pemasangan pelat dinas palsu tersebut. Menurut Faruk, pelaku mengaku mencetak pelat secara acak, namun belum memberikan keterangan detail.

Meski surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM dinyatakan lengkap, sanksi hukum atas perbuatannya masih dalam proses penyelidikan.

Kasus penggunaan pelat dinas Polri palsu oleh sopir Pajero di Bandung menjadi perhatian publik dan aparat kepolisian.

Polisi telah memastikan bahwa pelaku bukan anggota Polri dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Tindakan tegas ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan atribut negara dan menjaga ketertiban di jalan raya. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pelat palsu #viral #polisi #strobo #bandung #Polri #tot tot wuk wuk #nopol #pajero