Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rombongan Kapolda Papua Tengah Ditembaki KKB di Nabire, Empat Polisi Terluka

Nurista Purnamasari • Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:47 WIB
Ilustrasi penembakan.
Ilustrasi penembakan.

RADAR SURABAYA - Aksi kekerasan kembali terjadi di Papua Tengah. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan menembaki rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, saat melakukan peninjauan ke lokasi penembakan warga sipil di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Jumat (17/10).

Insiden ini menyebabkan empat anggota polisi terluka, salah satunya adalah Kasat Narkoba Polres Nabire, AKP Hardiman Sirait.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu, menjelaskan bahwa penembakan terjadi saat rombongan Kapolda melintas di kawasan Kali Semen, Wadio Atas, sekitar pukul 14.40 WIT. Tembakan diarahkan ke bagian belakang mobil rombongan.

“Personel Polres Nabire yang menjadi korban ada empat orang. Satu terkena serpihan di kepala, dua mengalami luka akibat serpihan peluru, dan satu lagi tertembak hingga proyektil bersarang di bahu kiri,” ujar Samuel dalam keterangan resminya, Sabtu (18/10).

Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan medis. Dua di antaranya, yakni AKP Hardiman Sirait, 45, dan Laode Munafrin Isra, 30, telah menjalani operasi dan kini dalam kondisi stabil.

Sementara dua korban lainnya, Thomas H Bisararisi, 26 dan Galuh Yudistiawan, 28, juga telah mendapat penanganan medis.

Sebelum menyerang rombongan Kapolda, KKB yang diduga dipimpin Aibon Kogoya lebih dulu menembaki mobil warga sipil yang melintas di lokasi yang sama.

Kendaraan jenis Hilux yang ditumpangi lima orang ditemukan dalam kondisi rusak berat dengan banyak lubang bekas tembakan.

Satu penumpang bernama Masturiyadi, 50, tewas akibat luka tembak di bagian belakang kepala, sementara empat lainnya mengalami luka tembak dan luka akibat pecahan kaca.

Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadan, menyatakan bahwa pihaknya bersama Polres Nabire telah melakukan penyelidikan intensif di lokasi kejadian.

Penembakan terhadap rombongan Kapolda terjadi saat mereka hendak meninjau tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap warga sipil.

Penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua Tengah menambah daftar panjang aksi kekerasan bersenjata di wilayah Papua.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa dari aparat, insiden ini menunjukkan tingginya risiko keamanan di daerah rawan konflik.

Pemerintah dan aparat keamanan diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk menstabilkan situasi dan melindungi warga sipil serta personel keamanan yang bertugas.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.

Penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata menjadi prioritas untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di Papua Tengah. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#nabire #kapolda papua tengah #warga sipil #polisi #kasat narkoba #kkb #papua tengah #penembakan