Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Satgas Cs-137 Turun Tangan, Kontainer Diduga Terpapar Radiasi Segera Tiba di Surabaya

Nurista Purnamasari • Minggu, 19 Oktober 2025 | 04:10 WIB
Ilustrasi kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Ilustrasi kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Cs-137 terus memperketat pengawasan terhadap potensi kontaminasi bahan radioaktif di sektor logistik dan pertanian.

Menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) di gudang pengolahan cengkeh di Surabaya, tim Satgas melakukan inspeksi langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk memastikan kesiapan infrastruktur dalam menangani kontainer yang diduga mengandung radionuklida Cs-137 dan dijadwalkan tiba akhir Oktober 2025.

Inspeksi lapangan dilakukan di dua lokasi utama fasilitas produksi PT Natural Java Spice (NJS) di Kawasan Industri Maspion dan terminal kontainer Pelindo di Pelabuhan Tanjung Perak.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan kontaminasi dengan mengirim tim ke tiga lokasi: Surabaya, Pati (Jawa Tengah), dan Lampung.

“Satgas Penanganan Cs-137 melalui BAPETEN telah mengirim tim untuk meninjau lokasi pengolahan dan perkebunan cengkeh guna melakukan verifikasi dan pengambilan sampel,” ujar Bara dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10).

Hasil uji laboratorium terhadap sampel dari Surabaya dan Pati yang dianalisis di Laboratorium Teknologi Radiasi BRIN menunjukkan tidak terdeteksi adanya kontaminasi Cs-137. Pemeriksaan lapangan juga tidak menemukan indikasi paparan radiasi buatan.

Namun, berbeda dengan hasil di Lampung, Satgas menemukan kontaminasi Cs-137 dalam jumlah terbatas di salah satu perkebunan cengkeh.

“Sebagai langkah kehati-hatian, BAPETEN merekomendasikan agar produk yang terindikasi tidak diperjualbelikan sementara waktu hingga hasil uji lanjutan selesai,” jelas Bara. Tim saat ini masih menelusuri sumber kontaminasi.

Menjelang kedatangan kontainer suspect Cs-137 di Surabaya, Satgas memastikan kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak dari sisi peralatan, personel, dan prosedur penanganan.

“Kontainer akan dicek di pelabuhan dan laboratorium. Jika terbukti terkontaminasi, produk akan dimusnahkan,” tegas Bara.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah-langkah mitigasi telah dilakukan secara cepat dan sistematis untuk mencegah penyebaran kontaminasi.

Masyarakat dan pelaku usaha diimbau tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari laboratorium.
Pemerintah berkomitmen menyampaikan informasi secara terbuka dan transparan demi menjaga keselamatan publik dan kepercayaan terhadap produk ekspor nasional. (prs/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pelabuhan tanjung perak #surabaya #cengkeh #kontainer #Cesium 137 #radiasi #satgas