Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa dan Prediksi Kapan Mereda

Muhammad Firman Syah • Jumat, 17 Oktober 2025 | 03:12 WIB
Suhu panas melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.
Suhu panas melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Surabaya – Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keluhan luas dari masyarakat. Banyak warganet menyampaikan rasa tidak nyaman akibat suhu udara yang terasa sangat menyengat, bahkan saat berada di dalam ruangan.

Menanggapi hal ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan merupakan gelombang panas (heatwave), melainkan fenomena umum yang kerap terjadi menjelang peralihan musim.

“Fenomena ini lebih tepat disebut suhu maksimum tinggi, yang disebabkan posisi semu matahari berada tepat di atas wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Pulau Jawa,” ujar Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Mohammad Fadli.

Fadli menjelaskan bahwa pergerakan semu matahari ke arah selatan menyebabkan peningkatan intensitas radiasi matahari langsung ke permukaan bumi. Hal ini mengakibatkan suhu udara terasa lebih panas, khususnya pada siang hari.

Selain posisi matahari, faktor lain yang turut memperburuk kondisi ini adalah atmosfer yang cenderung kering dan minim tutupan awan, sehingga radiasi matahari tidak terhalang dan langsung menyentuh permukaan tanah.

“Beberapa wilayah di Jawa mencatat suhu maksimum harian berkisar antara 34 hingga 37 derajat Celsius,” tambah Fadli.

BMKG memperkirakan kondisi panas ini akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025. Setelah itu, suhu udara diperkirakan mulai menurun seiring masuknya musim hujan di sebagian besar wilayah Pulau Jawa.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem dengan memperbanyak asupan cairan, menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan, dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama. (akr/fir)

Editor : M Firman Syah
#BMKG #pulau jawa #heatwave #cuaca panas