Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Indonesia Siapkan Pasukan Perdamaian TNI untuk Gaza, Menanti Mandat DK PBB

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 13 Oktober 2025 | 12:56 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (dua kanan), didampingi oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo (kanan), saat memberi keterangan, Minggu malam.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (dua kanan), didampingi oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo (kanan), saat memberi keterangan, Minggu malam.

RADAR SURABAYA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI untuk mempersiapkan pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina.

Instruksi tersebut disampaikan jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (14/10), dan menunggu hasil kesepakatan konstruktif serta persetujuan Dewan Keamanan PBB.

Perintah persiapan itu disampaikan Presiden Prabowo kepada Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dalam rapat terbatas di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10) malam.

“Jika tercapai kesepakatan perdamaian dan Indonesia diminta ikut serta mengirimkan pasukan perdamaian, Bapak Presiden meminta TNI untuk mulai bersiap,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, seusai rapat.

Presiden Prabowo Berangkat ke KTT Gaza di Mesir

Usai rapat, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak ke Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma untuk menghadiri KTT Gaza.

Dalam kunjungan satu harinya ke Mesir, Prabowo akan didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Mensesneg Prasetyo Hadi membenarkan kehadiran langsung Presiden di forum internasional tersebut.

“Undangan ini sangat penting sebagai kelanjutan upaya perundingan perdamaian. Presiden memutuskan hadir demi menjaga hubungan internasional dan mendukung perdamaian Palestina,” kata Prasetyo.

Indonesia Tawarkan 20.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian

Sebelumnya, dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, September lalu, Presiden Prabowo menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengirim 20.000 prajurit atau lebih sebagai pasukan penjaga perdamaian, jika mendapat mandat resmi dari DK PBB.

“Indonesia siap mengerahkan putra-putri terbaik untuk menjaga perdamaian, baik di Gaza maupun wilayah konflik lainnya seperti Ukraina, Sudan, dan Libya,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Palestina

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.

Keputusan pengiriman pasukan tetap menunggu mandat resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Perdamaian Gaza #KTT #Konferensi Tingkat Tinggi #pasukan perdamaian #Dewan Keamanan PBB #Presiden Prabowo