Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Macan Tutul Kabur dari Lembang Park & Zoo, Ditemukan di Hotel Anugerah Bandung

Nurista Purnamasari • Senin, 6 Oktober 2025 | 20:32 WIB
Macan tutul yang kabur dari Lembang Park & Zoo ditemukan masuk ke salah satu kamar di Hotel Anugerah Bandung.
Macan tutul yang kabur dari Lembang Park & Zoo ditemukan masuk ke salah satu kamar di Hotel Anugerah Bandung.

RADAR SURABAYA - Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) yang sempat kabur dari kandang karantina Lembang Park & Zoo pada 28 Agustus 2025 akhirnya ditemukan di lantai dua Hotel Anugerah, Sukasari, Kota Bandung, Senin (6/10) pagi.

Satwa liar berusia sekitar tiga tahun itu merupakan titipan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan sebelumnya dievakuasi dari Kantor Desa Kutamandarakan, Kuningan.

Penemuan satwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB oleh penjaga hotel bernama Nasimah, yang langsung melaporkan kejadian ke Dinas Pemadam Kebakaran.

Hotel Anugerah sendiri sedang tutup untuk proses renovasi, sehingga tidak ada tamu saat kejadian berlangsung.

“Posisi macan sudah di dalam, turun tangga, lalu masuk ke kamar 01. Saya langsung keluar dan hubungi petugas,” ujar Nasimah.

Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Lembang Park & Zoo, BBKSDA Jawa Barat, dan aparat kepolisian segera melakukan evakuasi.

Proses pembiusan dilakukan secara hati-hati agar satwa tidak membahayakan petugas. Sekitar pukul 09.25 WIB, macan tutul berhasil dilumpuhkan dan dimasukkan ke kandang besi untuk observasi lanjutan.

Kronologi dan Upaya Pencarian

Macan tutul tersebut kabur dari kandang karantina hanya dua hari setelah tiba di Lembang Park & Zoo.

Pihak kebun binatang langsung menutup operasional dan berkoordinasi dengan BBKSDA serta Forum Macan Tutul Jawa (FORMATA) untuk melakukan pencarian.

Tim gabungan menyisir area sekitar Lembang dan hutan Gunung Tangkuban Parahu menggunakan drone thermal dan pelacak jejak.

Jejak yang ditemukan menunjukkan bahwa satwa bergerak ke arah habitat alaminya dan dalam kondisi sehat.

Namun, dua bulan setelah kabur, macan tutul justru ditemukan di kawasan urban Kota Bandung, sekitar 7 kilometer dari lokasi awal pelarian.

Wilayah antara kebun binatang dan hotel terdiri dariarian. Wilayah antara kebun binatang dan hotel terdiri dari jurang, sungai, lahan pertanian, dan perumahan, yang memungkinkan jurang, sungai, lahan pertanian, dan perumahan, yang memungkinkan satwa berpindah satwa berpindah secara alami.

Meski corak tubuh macan yang ditemukan mirip dengan yang kabur dari Lembang Park & Zoo, proses identifikasi resmi masih berlangsung untuk memastikan kecocokan.

Kabid Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Imanuel Situmorang, menyebut bahwa evakuasi berlangsung selama 2 jam 35 menit dan melibatkan puluhan personel Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Imanuel Situmorang, menyebut bahwa evakuasi berlangsung selama 2 jam 35 menit dan melibatkan puluhan personel.

“Kendala utama adalah peralatan yang perlu ditingkatkan. Tapi secara personel, kami salkan. Tapi secara personel, kami saling mengisi dan bekerja sama dengan masyarakat serta simpatisaning mengisi dan bekerja sama dengan masyarakat serta simpatisan,” ujar Imanuel.

Setelah dibius, macan tutul diamankan menggunakan jaring dan kain, lalu dimasukkan ke kandang dan diserahkan ke pihak Lembang Park & Zoo untuk observasi dan penanganan lebih lanjut. (trn/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#macan tutul #hotel di bandung #bbksda #bandung #Gunung Tangkuban Parahu #lembang park & zoo