Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tiga Jenazah Kembali Ditemukan di Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Total Korban Meninggal Capai 20 Orang

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 08:28 WIB

Tim Basarnas melakukan evakuasi terhadap jenazahbyang ditemukan.
Tim Basarnas melakukan evakuasi terhadap jenazahbyang ditemukan.

Pencarian Masih Berlanjut di Malam Hari

RADAR SURABAYA — Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan tiga jenazah korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (4/10) malam.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit Yulianto menyampaikan bahwa jenazah pertama yang ditemukan malam ini merupakan korban ke-31, atau jenazah keempat yang berhasil dievakuasi pada hari yang sama.

“Proses evakuasi berlangsung di sektor A1 sekitar pukul 21.15 WIB,” ujar Nanang di Sidoarjo, Sabtu malam.

Ia menjelaskan, dua jenazah lainnya yang merupakan korban ke-32 dan ke-33 ditemukan di sektor A3 pada titik berdekatan sekitar pukul 22.00 WIB.

Total Korban Meninggal Dunia Jadi 20 Orang

Dengan adanya penemuan terbaru itu, total korban akibat runtuhnya musala Ponpes Al-Khoziny kini mencapai 124 orang. Dari jumlah tersebut, 104 korban berhasil diselamatkan, sementara 20 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Dari total korban meninggal, 15 jenazah masih belum dapat diidentifikasi,” kata Nanang.

Penemuan jenazah tersebut menambah duka mendalam bagi keluarga santri dan warga sekitar yang sejak awal turut membantu proses pencarian.

Fokus Pencarian Beralih ke Sektor A2 dan A3

Hingga Sabtu malam, tim SAR gabungan masih memfokuskan pencarian di sektor A2 dan A3. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses dan mempermudah upaya menemukan korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan.

“Berdasarkan pengamatan dan informasi yang kami dapat, kemungkinan besar korban yang belum ditemukan berada di tengah-tengah antara sektor A1, A2, A3, dan A4,” jelas Nanang.

Untuk itu, tim SAR harus membongkar habis bagian di sektor A4 agar bisa membuka jalan menuju area tengah bangunan.

“Kami berharap penemuan korban berikutnya akan lebih banyak setelah kami bisa menjangkau bagian tengah,” ujarnya.

Operasi SAR Berpotensi Diperpanjang

Nanang menambahkan, apabila dalam waktu tujuh hari seluruh korban belum berhasil ditemukan, Basarnas akan memperpanjang masa operasi SAR.

Sebelumnya, pada hari yang sama, korban ke-28 berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.35 WIB, disusul korban ke-29 pada pukul 16.15 WIB. Kemudian, pada pukul 17.35 WIB, tim menemukan salah satu bagian tubuh (body part) di sektor pencarian A4.

Duka yang Belum Usai

Tragedi ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny masih menyisakan kesedihan mendalam bagi masyarakat Sidoarjo.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan terus bekerja siang dan malam demi menemukan seluruh korban.

Masyarakat sekitar diimbau untuk tidak mendekat ke area pencarian dan tetap memberikan ruang bagi petugas agar proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat dan aman.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#surabaya #Kepala Kantor SAR #Nanang Sigit Yulianto #basarnas