Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Clara Sumarwati, Pendaki Wanita Pertama Indonesia Yang Taklukan Puncak Everest, Tutup Usia

Nurista Purnamasari • Jumat, 3 Oktober 2025 | 15:12 WIB

 

INSPIRATOR: Clara Sumarwati menunjukkan sertifikat bahwa dia berhasil mendaki puncak Everest pada 26 September 1996 (foto kiri), Clara saat pendakian di puncak Everest.
INSPIRATOR: Clara Sumarwati menunjukkan sertifikat bahwa dia berhasil mendaki puncak Everest pada 26 September 1996 (foto kiri), Clara saat pendakian di puncak Everest.

RADAR SURABAYA - Indonesia kehilangan salah satu tokoh inspiratif di dunia petualangan dan pendakian. Clara Sumarwati, wanita pertama asal Indonesia yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest, meninggal dunia di kediamannya di Yogyakarta pada Kamis, (2/10), pukul 11.00 WIB.

Clara wafat dalam usia 60 tahun setelah berjuang melawan penyakit diabetes yang dideritanya selama setahun terakhir.

Kabar duka disampaikan oleh kakak Clara, Rita Heru Setyatini, yang menyebut kondisi kesehatan Clara sempat menurun akibat pola makan yang tidak teratur.

Sebelum meninggal, kadar gula darah Clara dilaporkan sangat tinggi, dan ia sempat mengalami kondisi antiklimaks di rumah.

“Sudah setahun terakhir menderita gula. Sebelum wafat, gulanya tinggi sekali,” ujar Rita di rumah duka, Kamis (2/10).

Perjalanan Legendaris ke Puncak Dunia

Clara Sumarwati dikenal luas sebagai wanita Indonesia pertama yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.850 mdpl.

Prestasi tersebut diraihnya pada 26 September 1996 melalui jalur utara, setelah sebelumnya sempat gagal mendaki pada tahun 1994.

Dalam pendakian bersejarah itu, Clara ditemani oleh Sersan Kopassus Basuki dan tim pemandu lokal yang dipimpin oleh Kaji Sherpa.

Meski mendaki bersama, hanya Clara yang berhasil mencapai puncak, disaksikan oleh lima orang guide.

“Pendakian tahun 1996 berhasil lewat jalur utara. Hanya saya yang sampai puncak,” kata Clara dalam wawancara tahun 2018.

Namanya kemudian diabadikan oleh Everest Summiteers Association sebagai pendaki asal Indonesia yang mencapai puncak Everest pada tanggal tersebut. Rute yang ditempuh tercatat sebagai North Col – North Ridge – North Face.

Warisan Inspiratif

Jenazah Clara Sumarwati akan dimakamkan di pemakaman Sidikan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Jumat siang setelah prosesi pemberkatan.

Kepergiannya meninggalkan jejak sejarah dan semangat juang yang tak tergantikan bagi generasi pendaki Indonesia.

Clara Sumarwati bukan hanya sosok pendaki, tetapi simbol ketekunan dan keberanian perempuan Indonesia dalam menaklukkan batas.

Keberhasilannya mencapai puncak Everest menjadi tonggak sejarah yang menginspirasi banyak orang untuk bermimpi besar dan berjuang keras.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia petualangan nasional, namun warisannya akan terus hidup dalam semangat para pendaki muda Indonesia. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pendaki #Clara Sumarwati #meninggal dunia #gunung everest #North Face