Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemprov Jatim Tanggung Biaya Pengobatan Santri Ponpes Al Khoziny Korban Musala Ambruk di Buduran

Mus Purmadani • Selasa, 30 September 2025 | 23:12 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo. (IST)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo. (IST)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan seluruh biaya pengobatan santri korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, akan ditanggung. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau lokasi sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan maksimal.

Hingga Selasa (30/9) pukul 11.00, BPBD Jatim mencatat total korban teridentifikasi sebanyak 100 orang. Dari jumlah itu, 26 pasien masih dirawat inap, 70 orang sudah pulang, satu pasien dirujuk ke RSI Sakinah Mojokerto, dan tiga orang meninggal dunia. Proses evakuasi santri yang terjebak di bawah reruntuhan masih berlangsung dengan bantuan BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan.

“Proses evakuasi dilakukan semaksimal mungkin. Ekskavator tetap disiagakan, tetapi kondisi reruntuhan belum memungkinkan untuk digunakan,” kata Khofifah. Ia menambahkan, tim di lapangan juga memberi oksigen dan air kepada korban yang masih bisa berkomunikasi di bawah reruntuhan.

Untuk membantu wali santri yang panik menanyakan kondisi anaknya, Pemprov Jatim bersama pengasuh pondok membuka crisis center di lokasi kejadian. Sejumlah ambulans juga disiagakan untuk membawa korban ke rumah sakit rujukan. Ada lima rumah sakit yang terlibat, yakni RSI Siti Hajar, RSUD R.T. Notopuro, RS Delta Surya, RS Sheila Medika, dan RSUD Sidoarjo.

Rinciannya, RSUD RT Notopuro merawat 40 orang, dengan delapan rawat inap, 30 sudah pulang, dan dua meninggal dunia. Di RSI Siti Hajar ada 52 pasien, terdiri dari 11 rawat inap, 39 pulang, satu meninggal, dan satu dirujuk. RS Delta Surya merawat enam pasien, RS Sheila Medika satu pasien sudah pulang, sedangkan RS Unair merawat satu pasien rawat inap.

Dinas Kesehatan Jatim memastikan seluruh rumah sakit di Sidoarjo dan Surabaya siap menerima rujukan korban. “Layanan kesehatan non-RSUD akan ditanggung Pemprov, sementara untuk RSUD Sidoarjo ditanggung Pemkab,” jelas Khofifah.

Selain tim medis, tim DVI Polda Jatim juga disiagakan di lokasi bersama unsur TNI, Polri, dan relawan untuk membantu identifikasi dan layanan darurat.

Musala ponpes itu roboh saat Salat Asar berjemaah, Senin (29/9). Musibah terjadi karena struktur atap dari kayu yang masih dalam proses pengecoran tidak mampu menahan beban dan ambruk hingga lantai dasar.

“Kita semua berduka. Ke depan, perlu evaluasi menyeluruh agar ruang belajar dan ibadah santri lebih aman,” ujar Khofifah. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Ponpes Al Khozini Sidoarjo Ambruk #Ponpes Al Khoziny Sidoarjo #Gubernur Jawa Timur (Jatim) #khofifah indar parawansa