Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sukoharjo Ricuh! Warga Bentrok dengan Pesilat Gara-Gara Bleyer Motor

Nurista Purnamasari • Senin, 29 September 2025 | 19:45 WIB

Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan suasana bentrokan warga dengan pesilat di Desa Toriyo, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan suasana bentrokan warga dengan pesilat di Desa Toriyo, Sukoharjo, Jawa Tengah.

RADAR SURABAYA – Bentrokan antara warga dan anggota perguruan silat pecah di Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu (28/9) sore. Insiden ini viral di media sosial setelah video puluhan remaja saling melempar batu beredar luas.

Dalam rekaman yang tersebar, sejumlah remaja tampak mengenakan atribut silat dengan sabuk hijau. Bentrokan diduga dipicu oleh suara bleyer motor dari rombongan pesilat yang baru saja mengikuti pengesahan anggota baru.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menjelaskan bahwa kericuhan bermula saat rombongan pesilat melintas di kawasan desa dengan memainkan gas motor secara berlebihan. Aksi tersebut memancing emosi warga yang merasa terganggu.

“Awalnya bubaran pengesahan, bleyer-bleyer, disoraki, nantang-nantang, lalu lempar-lemparan,” ujar Anggaito dikutip, Senin (29/9).

Sekitar 100 anggota perguruan silat terlibat dalam aksi saling lempar batu dengan warga. Beruntung, patroli Polres Sukoharjo yang sedang melintas segera turun tangan dan mengamankan situasi.

Salah satu warga Desa Toriyo, Tiyo Adi Saputro, 30, menyebut suara bising motor mulai terdengar sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia mengatakan warga sempat menegur rombongan pesilat, namun justru mendapat respons agresif. “Sekitar pukul 5 sore kalau tidak salah. Itu di jalan mulai berisik dengan geber-geber sepeda motor. Mungkin warga sini merasa terganggu dan mencoba menegur, tapi responsnya diserang,” kata Tiyo.

Menurutnya, bentrokan berlangsung sekitar 30 menit dan langsung bubar setelah polisi tiba di lokasi. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban luka maupun kerusakan rumah warga.

Tiyo memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Bentrok selesai setelah dari pihak kepolisian tiba di lokasi, langsung pada bubar,” ungkapnya.

Pasca-kejadian, aparat kepolisian meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan hingga ke wilayah perbatasan untuk mencegah gesekan susulan. Kapolres Sukoharjo menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi agar ketertiban masyarakat tetap terjaga. (int/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kericuhan #pesilat #sukoharjo #bentrokan #perguruan silat