RADAR SURABAYA – Tim Muaythai Jawa Timur (Jatim) sukses mendominasi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2025 dengan raihan spektakuler: 21 medali emas, 6 perak, dan 3 perunggu.
Capaian tersebut mengantarkan Jatim keluar sebagai juara umum sekaligus mempertegas dominasi mereka di olahraga bela diri asal Thailand itu.
Pelatih Muaythai Jatim, Soldier of Fortuna, menegaskan bahwa hasil ini adalah buah kerja keras para atlet dan tim pelatih.
“Anak-anak kami turun di tiga kategori: Elite, U23, dan Youth. Di Elite kami meraih delapan emas, tiga perak, dan satu perunggu. Untuk U23, kami menyumbang empat emas dan tiga perunggu, sementara sisanya dari Youth,” jelasnya.
Modal Berharga Menuju PON 2028 NTB
Prestasi ini bukan hanya kemenangan sesaat, tetapi juga langkah strategis menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat.
Muaythai Jatim menargetkan penambahan kuota atlet sekaligus memperkuat posisi mereka di ajang multievent terbesar tanah air.
Sejak menuntaskan Porprov Jatim 2025 di Malang Raya, para atlet telah menjalani pemusatan latihan intensif di Surabaya.
Program latihan fisik, teknik, hingga mental petarung muda terbukti efektif.
“Beberapa atlet senior tidak kembali karena fokus keluarga dan pekerjaan. Kami berharap KONI Jatim bisa memfasilitasi training camp luar negeri dan turnamen internasional,” kata Soldier.
Dominasi Jawa Timur di Kancah Nasional
Raihan 21 emas membuat Jawa Timur jauh meninggalkan pesaing terdekat. Prestasi besar ini menegaskan keberhasilan pembinaan berjenjang mulai dari kategori Youth, U23, hingga Elite.
Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, H Baso Juherman menilai hasil yang diraih Jatim menjadi sinyal positif bagi perkembangan muaythai Indonesia yang selama ini mendapat dukungan dari KONI Jawa Timur.
Jawa Timur dinilai mampu memelopori metode pelatihan konsisten dan berkelanjutan yang bisa diadopsi provinsi lain.
Dukungan KONI Jadi Kunci
Selama ini Muaythai da cabang olahraga lainnya selalu mendapat dukungan dari KONI Jatim untuk berlaga di Kejuaraan.
Atas sukses Kejurnas ini. Muaythai Jatim berharap terus mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur agar prestasi ini berlanjut di level internasional.
Tambahan kuota atlet, program pengembangan, dan turnamen internasional diyakini akan meningkatkan daya saing.
“Dengan pengalaman bertanding lebih luas, atlet muda bisa belajar teknik baru sekaligus mengukur kemampuan mereka di level dunia,” tegas Baso.(sam)
Perolehan Medali Muaythai Jatim di Kejurnas 2025
Kategori Elite: 8 emas, 3 perak, 1 perunggu
Kategori U23: 4 emas, 0 perak, 3 perunggu
Kategori Youth: 9 emas, 3 perak, 0 perunggu
Dengan status juara umum Kejurnas 2025, Muaythai Jawa Timur bukan hanya menjaga tradisi emas, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka siap mengharumkan nama Indonesia di PON 2028 NTB dan level internasional.
Perolehan Medali Muaythai Jatim di Kejurnas 2025
Kategori Elite
Emas:
Risa Nikmatul Mauliyah (54 kg)
Anisa Nur Rahmaniyah (60 kg)
Abdul Ghoni (60 kg)
Agung Wahyudi (63,5 kg)
Faris Chandra Setiawan (67 kg)
Bangkit Jaya (71 kg)
Fachriansyah (Waikru Pa)
Perak:
Alfiyatus Sholehah (51 kg)
Andre Dwight (54 kg)
Dimas Lukito (Waikru Pa)
Perunggu:
Guntur Ridho (51 kg)
Kategori U23
Emas:
Fauzta Latifah (48 kg)
Dwi Nur Halimah (51 kg)
Margaretha Leony (54 kg)
Najla Nursalsabila/Rini Renita (Boran Pi)
Rini Renata (43 kg Pi)
Gavra (60 kg Pa)
Simson (81 kg Pa)
Perunggu:
Marchsya Setiawan (51 kg)
Gavin (71 kg)
Kategori Youth
Emas:
Anindya (43 kg Pi)
Putri Bellinda (51 kg Pi)
Putri Bellinda (Waikru Pi)
Aqil (Waikru Pa)
M. Nur Rafif (43 kg Pa)
Arya Nikolas (67 kg)
Perak:
Eka Fardan (51 kg)
Zaki (57 kg Pa)
Aqil Ubaidillah (43 kg Pa)
Lionel (67 kg Pa)
---
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan