Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Presiden Prabowo Lantik Ahmad Dofiri Jadi Penasihat Khusus Bidang Keamanan dan Reformasi Polri

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 18 September 2025 | 00:46 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Presiden RI Prabowo Subianto melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

RADAR SURABAYA – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Pelantikan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2025, yang berisi pemberhentian serta pengangkatan sejumlah pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan.

Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, membacakan langsung keputusan presiden sebelum prosesi sumpah jabatan.

“Mengangkat Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian,” ujarnya.

Sejalan dengan Rencana Pembentukan Komisi Reformasi Polri

Pengangkatan Ahmad Dofiri dinilai penting karena sejalan dengan rencana Presiden Prabowo yang tengah mempersiapkan Komisi Reformasi Polri.

Komisi ini nantinya merumuskan gagasan perubahan menyeluruh terhadap tubuh kepolisian sebelum diserahkan kepada Presiden.

Ahmad Dofiri sendiri bukan sosok baru di lingkungan Polri. Ia pernah menjabat sebagai Wakapolri, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, hingga Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.

Pengalamannya di sejumlah posisi strategis membuatnya dianggap tepat mendampingi Presiden dalam merumuskan arah reformasi kepolisian.

Prosesi Pelantikan di Istana Negara

Acara pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru.

Presiden Prabowo sendiri memimpin pengucapan sumpah jabatan. “Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-

lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden, yang diikuti para pejabat dilantik.

Setelah sumpah jabatan, Ahmad Dofiri menandatangani berita acara yang disaksikan langsung oleh Presiden.

Sejumlah Pejabat Baru Juga Dilantik

Selain Ahmad Dofiri, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lain, antara lain:

Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam),

Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah,

Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan,

Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga,

Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional,

Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, dan

Sarah Sandiqa sebagai Kepala Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah.


Analisis: Strategi Politik dan Keamanan Era Prabowo

Pengangkatan Ahmad Dofiri dipandang sebagai langkah strategis Presiden Prabowo untuk memperkuat kebijakan keamanan nasional, sekaligus mendorong reformasi Polri yang selama ini menjadi sorotan publik.

Dengan latar belakang panjang di kepolisian, Dofiri diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pemerintah dalam mempercepat reformasi kelembagaan Polri, terutama terkait transparansi, profesionalisme, dan penguatan kepercayaan publik.

Pelantikan sejumlah pejabat baru juga memperlihatkan arah konsolidasi kabinet dan staf kepresidenan yang semakin menekankan sinergi antara politik, keamanan, dan pelayanan publik.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Menpora #erick thohir #presiden prabowo subianto #Ahmad Dhofiri