RADAR SURABAYA — Sebanyak 100.000 personel akan dilibatkan dalam perayaan HUT ke-80 TNI yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada 5 Oktober 2025.
Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Brigjen TNI Freddy Ardianzah menyebutkan, jumlah tersebut mencakup prajurit TNI dari tiga matra hingga masyarakat yang tergabung dalam Komponen Cadangan dan Pendukung.
“Direncanakan melibatkan personel TNI dan masyarakat yang tergabung dalam Komponen Cadangan dan Pendukung dengan jumlah sekitar 100 ribuan.
Jumlah ini masih dinamis, menyesuaikan dengan kebutuhan dan gelar pasukan,” kata Freddy saat dikonfirmasi, Selasa.
Aksi Simulasi Tempur dan Defile Alutsista
Ratusan ribu personel itu nantinya akan mempersembahkan beragam atraksi, mulai dari simulasi tempur, defile alat utama sistem senjata (alutsista), hingga pengamanan wilayah Monas.
Freddy menjelaskan, seluruh personel berasal dari tiga matra, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Pasukan elite dari masing-masing matra akan menunjukkan kebolehan tempur mereka di Silang Monas.
Selain itu, berbagai alutsista modern seperti kavaleri, artileri, hingga pesawat tempur juga akan dipamerkan.
Persiapan Teknis Sudah Matang
Hingga pertengahan September, TNI telah mematangkan berbagai persiapan teknis untuk mendukung jalannya perayaan akbar ini.
“Persiapan sudah pada tahap perencanaan dan koordinasi para koordinator per bidang, termasuk dengan pemerintah daerah terkait penggunaan Silang Monas,” jelas Freddy.
Rangkaian Acara HUT TNI 2025
Perayaan HUT ke-80 TNI tidak hanya berlangsung di Monas, tetapi juga sudah diawali dengan berbagai kegiatan sejak Agustus 2025.
Sejumlah perlombaan olahraga digelar serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian acara.
Selanjutnya, TNI menggelar pameran pada 21–22 September 2025. Acara ini mencakup bakti kesehatan, pembagian sembako, pameran alutsista, serta gelar UMKM.
Rangkaian kegiatan juga melibatkan perkemahan Sabtu-Minggu bagi siswa, sailing pass TNI AL, serta ziarah nasional. Seluruh rangkaian itu akan berpuncak pada perayaan besar di Monas pada 5 Oktober 2025.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan