RADAR SURABAYA — Ajang 17th International Conference of Asia Academy of Preventive Dentistry (AAPD) 2025 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali menjadi saksi lahirnya sebuah pencapaian monumental bagi dunia kedokteran gigi Indonesia.
Sebanyak 7 buku kolaboratif resmi diluncurkan. Buku-buku ini ditulis oleh 39 penulis nasional dan melibatkan 15 Institusi Pendidikan Dokter Gigi (IPDG) dari berbagai universitas negeri maupun swasta di Indonesia.
Diselenggarakan oleh Ikatan Peminatan Kesehatan Gigi Indonesia (IPKESGIMI) bersama IPKESGIMI Manuscript Facility (IMF), kegiatan ini juga didukung oleh Haleon, Tawada Health Care, Centrix, dan Jordan.
Peluncuran buku tak hanya menjadi bagian dari rangkaian besar konferensi internasional namun sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu menghadirkan kontribusi literasi berstandar global.
Literasi Preventive & Promotive dengan Nuansa Digital Dentistry
Ketujuh buku yang diluncurkan berfokus pada isu-isu preventive dan promotive dalam kedokteran gigi dengan sentuhan digital dentistry sebagai benang merahnya.
Seluruh buku diterbitkan berbahasa Inggris dengan standar penerbitan internasional terakreditasi yang menjadikannya representasi komitmen Indonesia dalam mendorong literasi kesehatan gigi ke panggung dunia.
“Saya bangga sekaligus terharu atas kebersamaan lintas IPDG dan shared commitment yang akhirnya mewujudkan tujuh buku dengan tujuh topik yang merepresentasikan state of the art dalam kemajuan literasi digital kedokteran gigi Indonesia,” ungkap Editor in Chief IPKESGIMI Publishing, Dr. Gilang Rasuna Sabdho Wening, drg., M.Kes., FISDPH., FISPD, Selasa (2/9).
Senada dengan itu, Lead Project Funding, Dr. Ghita Hadi Hollanda menyampaikan apresiasinya.
"Terima kasih kepada sponsor dan seluruh tim editor lintas IPDG. Khususnya drg. Restika Anindya Pinasti, M.Kes (UHT), Dr. drg. Yufitri Mayasari, M.Kes (UPDM), dan drg. Caesary Cloudya Panjaitan, M.M., M.K.G (USAKTI) yang bekerja keras menjadikan acara besar ini nyata di Asia," ucapnya.
Global Handshake Friendship: Diplomasi Melalui Buku
Peluncuran ini tidak hanya sebatas literasi ilmiah, tetapi juga menjadi momentum diplomasi budaya dan akademik.
Melalui sesi “Global Handshake Friendship”, buku-buku tersebut secara simbolis diserahkan kepada sahabat internasional dari berbagai negara.
Hadir di antaranya perwakilan dari WHO, Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok, Hongkong, Australia, Filipina, Thailand, dan Singapura yang menyambut hangat inisiatif literasi kolaboratif ini.
Legacy bagi Indonesia dan Asia
Dengan lahirnya 7 buku ini, Indonesia menegaskan posisinya sebagai motor penggerak literasi digital kedokteran gigi preventif di Asia.
Kehadiran buku-buku kolaboratif ini diharapkan tidak hanya memperkaya referensi akademik tetapi juga menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak karya ilmiah lintas institusi di masa mendatang.
Peluncuran 7 buku di AAPD Asia 2025 bukan hanya pencapaian akademik melainkan juga tonggak sejarah literasi kesehatan gigi Indonesia yang berpadu dengan semangat kebersamaan global.
Dari Bali, pesan kuat ini menggaung ke seluruh Asia yakni ilmu, kolaborasi, dan persahabatan adalah fondasi untuk kesehatan masyarakat yang lebih baik. (*)
Editor : Nofilawati Anisa