RADAR SURABAYA – Cuaca di Surabaya pada Senin 15 September 2025 diprediksi akan didominasi kondisi berawan sejak pagi hingga siang hari. Berdasarkan data prakiraan, suhu udara pada pagi hari mulai pukul 07.00 berada di angka 27 derajat celsius dengan kelembapan sekitar 80 persen.
Memasuki siang hari, suhu diperkirakan meningkat hingga 33 derajat celsius. Cuaca cenderung berawan dan berawan tebal, dengan kelembapan udara berkisar 48 sampai 54 persen. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan rata-rata 11 hingga 13 kilometer per jam.
Menjelang sore hingga malam, kondisi langit Surabaya diprakirakan tetap berawan. Pada pukul 17.00, suhu turun menjadi 30 derajat celsius dengan peluang hujan ringan mulai muncul sekitar pukul 18.00 hingga malam hari. Intensitas hujan relatif rendah, hanya 0,1 milimeter, namun kelembapan udara meningkat hingga lebih dari 80 persen pada malam hari.
Secara umum, warga Surabaya disarankan tetap waspada terhadap perubahan cuaca terutama menjelang malam, meski potensi hujan tergolong ringan dan bersifat lokal.
Sementara itu, BMKG Juanda memperingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sidoarjo dalam sepekan ke depan. Fenomena tersebut terjadi meski saat ini masih dalam musim kemarau.
Prakirawan BMKG Juanda, Bhilda Maulida mengatakan, hujan tersebut dipicu adanya gangguan gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO). Selain itu, juga dipengaruhi gelombang Rossby dan gelombang Low Frequency yang melintasi Jawa Timur.
”Sama seperti sebelumnya, gangguan tersebut membuat suhu muka laut di perairan Jawa Timur terpantau cukup hangat, kondisi itu mendukung penguapan sekaligus pertumbuhan awan kovektif," ucapnya, Jumat (12/9).
Menurut dia, gangguan atmosfer ikut memperkuat potensi terbentuknya awan hujan. Sementara suhu laut yang hangat memperbesar peluang turunnya hujan deras dengan intensitas tinggi. (*)
Editor : Lambertus Hurek