Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragedi Nepal, Istri Mantan PM Tewas Terbakar di Tengah Gelombang Protes

Muhammad Firman Syah • Rabu, 10 September 2025 | 20:08 WIB
Massa yang mengamuk membakar gedung pemerintah, rumah politikus hingga menyerang sejumlah menteri.
Massa yang mengamuk membakar gedung pemerintah, rumah politikus hingga menyerang sejumlah menteri.

Kathmandu — Suasana duka menyelimuti rumah mantan Perdana Menteri Nepal Jhalanath Khanal setelah istrinya, Rajyalaxmi Chitrakar, meninggal dunia pada Selasa (9/9). Ia terjebak dalam kobaran api ketika massa membakar rumah mereka di Kathmandu.

Mengutip Times of India, Chitrakar sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun tim medis tak mampu menyelamatkan nyawanya.

Insiden ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran yang dipimpin Generasi Z. Aksi protes dipicu kebijakan pemerintah yang melarang 26 platform media sosial populer, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Kebijakan itu dipandang publik sebagai upaya membungkam kebebasan berekspresi sekaligus menutupi praktik korupsi.

Protes damai berubah menjadi kerusuhan nasional. Menurut laporan The New York Times, sedikitnya 22 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka di Kathmandu, Pokhara, Butwal, dan Birgunj.

Situasi politik semakin memanas setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli dan Presiden Ram Chandra Paudel mengundurkan diri. Dalam pernyataan kepada The Himalayan Times, Paudel menyerukan dialog sebagai jalan keluar.

"Saya mendesak semua pihak agar tetap tenang, mencegah kerugian lebih lanjut bagi bangsa, dan duduk bersama untuk berdialog," ujarnya.

Namun, ketegangan belum mereda. Tentara Nepal kini mengambil alih pengamanan di titik vital, termasuk Bandara Internasional Tribhuvan dan kompleks pemerintahan Singhdurbar. Kepala Staf Angkatan Darat Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, menegaskan langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nasional.

"Aksi protes ini telah menimbulkan kerusakan besar. Mencegah kerugian lebih lanjut serta menjaga perdamaian, keamanan, keharmonisan dan persatuan nasional adalah tanggung jawab kita bersama," ucapnya dalam sebuah video pernyataan.

Bagi sebagian warga, kematian Rajyalaxmi Chitrakar menjadi simbol pahit dari krisis yang menjerat Nepal. Duka keluarga Khanal kini berpadu dengan amarah publik yang masih membara, menandai fase baru perjalanan bangsa di tengah ketidakpastian politik. (ara/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#perdana menteri #nepal #demo #gelombang protes #Gen Z