Denpasar - Hujan deras yang mengguyur Denpasar sejak Selasa malam (9/9) memicu banjir yang meruntuhkan sebuah ruko di Jalan Hasanuddin pada Rabu pagi (10/9) pukul 06.30 WITA. Ruko yang berfungsi sebagai toko kain sekaligus tempat tinggal itu roboh saat lima orang berada di dalamnya.
Warga sekitar mengaku mendengar suara gemuruh sesaat sebelum bangunan ambruk. Mereka segera melapor ke pihak berwenang, yang kemudian menurunkan tim SAR gabungan ke lokasi.
Hingga Rabu sore, dua korban ditemukan meninggal dunia, masing-masing Nadira, 47, dan Khusay, 23. Tiga lainnya masih dinyatakan hilang, yakni Maimunah, 75, Taslim, 54, dan Farwah, 30.
Rizal Husain, adik salah satu korban, mengaku sempat berkomunikasi dengan Maimunah pada pagi hari. Namun, panggilan telepon tiba-tiba terputus.
"Saya datang ke lokasi dan mendapati bangunannya sudah rata dengan tanah," ujarnya.
Proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan tim SAR, BPBD, kepolisian, dan warga setempat. Dugaan sementara, ambruknya ruko disebabkan terjangan arus sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi. (wfq/ris/fir)
Editor : M Firman Syah