Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).
Usai dilantik, Purbaya menilai penunjukannya mungkin terkait rekam jejaknya dalam mengelola isu ekonomi.
"Kan waktu sarasehan itu saya presentasi di sana. Mungkin kelihatan saya cukup jago kelihatannya. Tapi yang khusus nggak ada. Ada beberapa kali aja diskusi ekonomi, tapi nggak baru-baru ini sekali," ujarnya.
Sebelum menjadi Menkeu, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan komitmen terhadap pemerataan ekonomi dengan menargetkan pertumbuhan sebesar 6 persen.
Purbaya menilai target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam waktu dekat masih terlalu tinggi.
"Kalau tahun ini 8 persen mungkin agak sulit. Dua tahun, tiga tahun ke depan ada peluangnya dicapai," katanya di Istana Kepresidenan, Selasa (9/9).
Jejak karier Purbaya panjang. Ia pernah menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Marves (2018-2020), Staf Khusus Menko Maritim (2016-2018), hingga Deputi III Kantor Staf Presiden (2015). Sebelumnya, ia juga menjadi Staf Khusus Menko Polhukam dan Menko Perekonomian.
Di sektor BUMN, Purbaya tercatat pernah menjabat Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006-2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (2005-2013), dan anggota direksi PT Danareksa (2013-2015). Karier awalnya dimulai sebagai Field Engineer Schlumberger Overseas SA (1989-1994) sebelum masuk dunia riset ekonomi di Danareksa Research Institute pada 2000.
Selain aktif di pemerintahan, ia juga tergabung di Kadin Indonesia sebagai anggota Dewan Pertimbangan sejak 2016. Purbaya menamatkan pendidikan sarjana Teknik Elektro di ITB, kemudian meraih gelar Master of Science dan Doktor Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.
Pergantian kursi Menteri Keuangan ini turut menjadi sorotan media internasional, yang masih mengenal Purbaya sebagai ekonom berpengaruh. (nad/ris/fir)
Editor : M Firman Syah