Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba Mundur, Yen Langsung Melemah di Pasar Asia

Muhammad Firman Syah • Senin, 8 September 2025 | 16:52 WIB
PM Jepang Shigeru Ishiba mundur usai LDP alami kekalahan bersejarah di pemilu Majelis Tinggi, sebut kesepakatan tarif AS jadi momentum.
PM Jepang Shigeru Ishiba mundur usai LDP alami kekalahan bersejarah di pemilu Majelis Tinggi, sebut kesepakatan tarif AS jadi momentum.

Tokyo – Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba resmi mengumumkan pengunduran diri pada Minggu (7/9) malam, menyusul tekanan internal di tubuh Partai Demokrat Liberal (LDP) setelah kekalahan bersejarah dalam pemilu Majelis Tinggi Juli lalu.

Dalam konferensi pers, Ishiba menyebut kesepakatan tarif dengan Amerika Serikat menjadi momentum tepat untuk mundur.

"Sekarang negosiasi mengenai tarif AS telah mencapai kesimpulan, saya yakin ini adalah saat yang tepat," ujarnya dikutip AFP.

Ia menegaskan pengunduran diri ditunda hingga perundingan dengan Washington rampung. Kesepakatan tersebut menurunkan tarif impor mobil dan produk Jepang dari 25 persen menjadi 15 persen, yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Jumat sebelumnya.

Politikus moderat berusia 68 tahun itu baru terpilih sebagai ketua LDP pada 2024 setelah lima kali gagal mencalonkan diri. Namun, masa jabatannya hanya berlangsung setahun. Ishiba menegaskan keputusannya sebagai bentuk tanggung jawab atas kekalahan partai sekaligus mencegah perpecahan internal. Ia memastikan tidak akan maju lagi dalam pemilihan ketua partai Oktober mendatang, dan akan tetap menjabat hingga parlemen menetapkan penggantinya.

Keputusan ini diambil setelah diskusi dengan sekutunya, mantan Perdana Menteri Yoshihide Suga dan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi.

Pengumuman Ishiba langsung mengguncang pasar keuangan. Yen Jepang melemah 0,7 persen terhadap dolar AS ke level 148,43 pada perdagangan awal Asia, Senin (8/9). Yen juga turun lebih dari 0,5 persen terhadap euro menjadi 173,77 dan terhadap sterling ke 200,15.

Investor menilai ketidakpastian politik membuka peluang bagi pengganti Ishiba yang diperkirakan akan melanjutkan kebijakan fiskal serta moneter longgar. Sanae Takaichi, politisi LDP yang vokal mengkritik kebijakan suku bunga Bank of Japan, disebut sebagai kandidat kuat.

Pengunduran diri Ishiba menandai babak baru ketidakpastian politik Jepang di tengah tekanan ekonomi domestik, inflasi tinggi, dan tantangan geopolitik Asia-Pasifik. (wid/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#perdana menteri #pasar asia #yen #melemah #Shigeru ishiba #jepang