Blitar – Penemuan ladang ganja di Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, mengejutkan warga setempat. Pemilik lahan berinisial SA, 38, ditangkap polisi setelah ditemukan ratusan batang ganja tumbuh subur di pekarangan belakang rumahnya.
Polisi menyita 820 batang ganja dengan berbagai ukuran. Ladang yang ditanami di lahan miring itu kini sudah dipasangi garis polisi dan tidak lagi beraktivitas.
"Iya, memang posisi rumahnya ada di ujung jalan buntu. Jadi, tidak ada aktivitas warga yang lalu-lalang," ujar Kasun Tirtomoyo, Anang Sugianto.
Anang menegaskan warga sama sekali tidak mengetahui SA menanam ganja karena lokasi berada di belakang rumah.
"Warga tidak tahu, soalnya hanya di pekarangan belakang rumah. Posisinya di perengan yang terlihat seperti ladang, itu tepat di belakang rumah. Jadi warga tidak tahu, karena tidak terlihat dari depan," katanya.
Sejumlah warga sempat menanyakan jenis tanaman tersebut, namun SA mengaku hanya menanam cabai.
"Enggak curiga, karena SA memang pekerjaannya sebagai sopir sayur. Ya mungkin warga percaya," kata seorang warga bernama Angga.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho, mengungkapkan ladang ganja ini terbongkar setelah penyelidikan kasus kerusuhan demo beberapa waktu lalu. Dari keterangan seorang pelaku berinisial AAP, 25, Satresnarkoba kemudian menemukan keberadaan ladang ganja itu.
"Satresnarkoba melakukan pengembangan dari hasil keterangan salah seorang perusuh AAP, 25, kemudian diketemukan ladang ganja ini. Lokasinya di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar," jelas Yudho.
Saat diperiksa, SA berdalih ganja itu digunakan untuk pakan kambing, bukan untuk diperjualbelikan.
"Dulu beli COD kok ketemu ada gini terus saya sebar di polybag. Tak pakai pakan wedus, pak," ucap SA ketika diinterogasi Kapolres Blitar Kota pada Senin (1/9) malam.
Kini, seluruh barang bukti ganja diamankan di Satresnarkoba Polres Blitar Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Kami akan kolaborasi dengan Polres Blitar, kami bertekad untuk membasmi segala jenis narkoba di Blitar Raya. Ini mungkin baru pertama kali ditemukan ladang ganja di Blitar, untuk itu kami akan telusuri lebih lanjut," pungkas AKBP Titus Yudho. (bil/gab/fir)
Editor : M Firman Syah