Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Helikopter Eastindo Air Jatuh di Tanahbumbu Kalimantan Selatan, Seluruh Penumpang Tewas Terbakar

Muhammad Firman Syah • Kamis, 4 September 2025 | 21:30 WIB
Helikopter BK117-D3 PK-RGH milik Eastindo Air jatuh di Mantewe, Tanahbumbu, Kalsel. Delapan penumpang tewas, helikopter hangus terbakar.
Helikopter BK117-D3 PK-RGH milik Eastindo Air jatuh di Mantewe, Tanahbumbu, Kalsel. Delapan penumpang tewas, helikopter hangus terbakar.

Radar Surabaya – Helikopter BK117-D3 PK-RGH milik PT Eastindo Air yang hilang kontak sejak Senin (1/9) akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur dan hangus terbakar di kawasan hutan Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9). Seluruh delapan penumpang, termasuk pilot, dipastikan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan menemukan lokasi jatuhnya helikopter pada pukul 14.45 WITA, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diinformasikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Penemuan dilakukan SRU Darat Alpha yang dipimpin Adi Maulana dari Pos SAR Kotabaru.

Satu jenazah pertama berhasil dievakuasi pukul 15.53 WITA, berjarak 100 meter dari bangkai helikopter.

"Korban telah dilakukan body packing dan siap dievakuasi. Pengamatan awal juga menunjukkan masih ada jenazah di dalam badan helikopter yang terbakar," ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo.

Helikopter tersebut lepas landas dari Bandara Gusti Sjamsir Alam, Kotabaru, Senin pukul 08.46 WITA menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Namun, delapan menit setelah mengudara, pesawat hilang kontak dengan AirNav Indonesia. Laporan resmi hilang kontak diterima Basarnas pukul 12.02 WITA.

Pesawat mengangkut delapan orang: pilot Haryanto, teknisi Hendra, serta enam penumpang Mark Werren (AS), Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar (India), Claudine Quito (Brasil), dan Iboy Irfan Rosa.

Relawan pencari, Ilham, menyebut sebagian jenazah ditemukan utuh sementara lainnya terbakar di badan pesawat.

"Kami melihat dua jenazah utuh dan tiga orang yang ikut terbakar. Semuanya sudah meninggal dunia," ujarnya.

Evakuasi dilanjutkan Kamis (4/9) dengan melibatkan sekitar 260 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan potensi SAR. Medan terjal dengan kemiringan hingga 70 derajat serta hujan deras menjadi tantangan besar dalam operasi.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan seluruh korban akan dibawa ke RS Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso, Banjarmasin, untuk proses identifikasi.

"Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darat dari Kabupaten Tanahbumbu," katanya.

Basarnas mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan menegaskan operasi pencarian akan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (wid/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#helikopter #tanahbumbu #korban jiwa #kalimantan selatan #helikopter eastindo air jatuh