Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Catat Tanggalnya! Gerhana Bulan Total Bisa Disaksikan di Indonesia Minggu 7 September 2025

Lambertus Hurek • Rabu, 3 September 2025 | 23:20 WIB
Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)
Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)

RADAR SURABAYA – Fenomena alam langka akan menghiasi langit Indonesia pada Minggu, 7 September 2025. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gerhana bulan total dapat disaksikan dari berbagai wilayah di Tanah Air, termasuk Jawa Timur.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, gerhana bulan total terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

“Pada puncak gerhana, Bulan akan tampak berwarna merah akibat cahaya Matahari yang dihamburkan oleh atmosfer Bumi. Fenomena ini biasa disebut blood moon dan bisa diamati dengan mata telanjang,” ujar Dwikorita, Rabu (3/9).

Durasi totalitas gerhana bulan kali ini berlangsung selama 1 jam 22 menit. Fase total dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dan berakhir pada 01.53 WIB. Seluruh proses gerhana, mulai dari penumbra hingga berakhirnya, bisa disaksikan di wilayah barat Indonesia.

“Untuk wilayah Papua bagian timur, Bulan akan terbenam sebelum gerhana selesai. Namun sebagian besar wilayah Nusantara dapat menyaksikan seluruh fasenya,” tambah Dwikorita.

BMKG merekomendasikan masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pengamatan. Tidak diperlukan alat khusus, namun teleskop atau kamera dapat membantu menikmati fenomena dengan lebih jelas.

“Gerhana bulan total adalah peristiwa yang bisa diprediksi dan menjadi bagian dari dinamika pergerakan benda langit. Kami berharap masyarakat dapat menikmatinya dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca di lokasi masing-masing,” pungkas Dwikorita. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#fenomena alam #gerhana bulan total #BMKG #dwikorita karnawati #penyebab gerhana bulan