RADAR SURABAYA – Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2025 resmi ditutup dengan sukses di Surabaya pada 28–31 Agustus lalu.
Turnamen bergengsi yang diadakan di Graha Padel, kawasan Graha Famili, tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga
menjadi bagian penting dari strategi pembinaan dan scouting atlet padel Indonesia menuju kompetisi internasional seperti FIP Asia Padel Cup.
Antusiasme Tinggi dengan 102 Pasangan Atlet
Sirnas Padel 2025 tercatat diikuti 102 pasangan atlet dari berbagai kategori, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga padel yang tengah berkembang pesat di Indonesia.
Adapun rincian peserta adalah:
41 pasangan di Men’s Open
18 pasangan di Women’s Open
32 pasangan di Men’s Bronze
11 pasangan di Women’s Bronze
Jumlah tersebut menandakan peningkatan partisipasi atlet dibandingkan edisi sebelumnya, sekaligus membuktikan bahwa olahraga padel mulai mendapat tempat di hati pecinta olahraga raket di Tanah Air.
Juara Kategori Men’s dan Women’s Open
Di kategori Men’s Open, pasangan Eskar Revilla dan Putu Adi Guna tampil gemilang dengan menumbangkan Patrick Tjandra dan Jose Antonio Macia di babak final.
Kemenangan ini mempertegas dominasi mereka sepanjang turnamen.
Sementara itu, di kategori Women’s Open, pasangan Fitriani Sabatani dan Fitriana Sabrina berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Karyn Emeralda dan Jessy Rompies yang harus puas berada di posisi runner-up.
Kedua pertandingan final tersebut disaksikan ratusan penonton yang memadati arena Graha Padel, menambah atmosfer persaingan yang semakin kompetitif.
PBPI: Ajang Scouting Atlet Menuju Internasional
Ketua Umum PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia), Galih Kartasasmita, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar arena perebutan trofi, melainkan juga ajang penting untuk menjaring talenta muda berbakat.
“Turnamen ini adalah bagian dari strategi pembinaan atlet padel Indonesia agar siap bersaing di kancah internasional.
Kami berharap semakin banyak atlet potensial yang lahir dari ajang ini,” jelas Galih dalam keterangan resminya.
Menurut Galih, kehadiran Sirnas Padel 2025 akan menjadi salah satu tolok ukur kesiapan atlet-atlet nasional dalam menghadapi kejuaraan regional, termasuk FIP Asia Padel Cup.
Padel Indonesia Semakin Berkembang
PBPI optimistis, dengan meningkatnya partisipasi atlet dan dukungan publik, olahraga padel akan semakin dikenal luas di Indonesia.
Seiring bertambahnya jumlah klub dan fasilitas padel di berbagai daerah, potensi lahirnya atlet-atlet berprestasi internasional juga semakin besar.
Selain sebagai olahraga prestasi, padel juga digadang-gadang menjadi gaya hidup baru masyarakat urban.
Popularitasnya yang tengah naik di Eropa dan Amerika, kini mulai terasa di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Kesuksesan Sirnas Padel 2025 di Surabaya menjadi bukti nyata bahwa olahraga ini memiliki masa depan cerah di Indonesia.
Tidak hanya melahirkan juara baru, ajang ini juga menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi internasional, termasuk FIP Asia Padel Cup.
Dengan dukungan penuh dari PBPI, para sponsor, serta meningkatnya animo masyarakat, padel diprediksi akan berkembang pesat dan mampu bersaing dengan cabang olahraga populer lainnya.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan