Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

IPSI: 38 Perguruan Silat Siap Dukung Situasi Aman Kota Surabaya

Nurul Afiah • Selasa, 2 September 2025 | 19:07 WIB
DEKLARASI: Ketua-ketua perguruan silat yang tergabung di IPSI Kota Surabaya usai deklarasi dukungan keamanan, Senin (1/9).
DEKLARASI: Ketua-ketua perguruan silat yang tergabung di IPSI Kota Surabaya usai deklarasi dukungan keamanan, Senin (1/9).

RADAR SURABAYA – Sebanyak 38 ketua perguruan silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mendeklarasikan sinergi jaga keamanan.

Mereka siap mendukung situasi aman dan nyaman di Surabaya pasca situasi tidak kondusif yang mengakibatkan masyarakat ketakutan beberapa hari lalu.

“Kami sepakat sekaligus saling berkoordinasi bersama pihak-pihak berwenang. Apalagi jika bukan untuk keamanan dan keselamatan pasca ada beberapa masyarakat yang menyampaikan aspirasi namun diduga ditunggangi oleh perusuh yang menginginkan situasi Surabaya menjadi tidak aman”, ujar Ketua Umum IPSI Kota Surabaya, Bambang Haryo Soekartono usai deklarasi bersama 38 ketua perguruan silat se-Kota Surabaya, Senin (1/9).

Menurut BHS, panggilan karib Bambang Haryo Soekartono, pesilat Surabaya baik yang aktif maupun tidak aktif ada sekitar 20 persen dari total warga Kota Pahlawan.

“Ini adalah satu kekuatan yang besar. Apalagi pesilat dilandasi dengan Janji 7 Prasetya Silat yang harus ikut menjaga NKRI dan ikut menciptakan terealisasinya Pancasila dan UUD 1945 di masyarakat,” tambah BHS yang juga Ketua Umum IPSI Jawa Timur dan Ketua Umum Kodrat Jawa Timur.

Jumlah kekuatan pesilat sendiri bisa mencapai ratusan ribu bahkan mencapai 600 ribu yang bila dimanfaatkan secara maksimal bisa memberikan kontribusi yang besar untuk kekuatan perlindungan masyarakat Surabaya.

“Dan tentu bisa mendukung kekuatan keamanan baik dari Polri, TNI, maupun petugas satuan pengaman seluruh wilayah Surabaya yang jumlahnya sekitar 8000 personel,” ucapnya.

Anggota komisi VII DPR RI yang pernah mendapat penghargaan kinerja terbaik DPR RI dari The Republic Institute dan Pemerhati UMKM, Petani, Nelayan dari Radar Surabaya Awards 2025 juga peraih suara terbanyak Jawa Timur 1 berharap kekuatan besar pesilat Surabaya bisa ikut menciptakan iklim dan suasana kondusif serta persatuan NKRI bisa terwujud.

“Semoga masyarakat kembali bisa secara aman, nyaman, dan tenang dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Sehingga perekonomian tetap bisa terealisasi dengan baik dan berkelanjutan. Ayo Jaga Surabaya, rekk!,” harapnya.

Dengan deklarasi 38 perguruan silat se-Surabaya, kolaborasi keamanan akan menjadi lebih besar dan bisa menciptakan iklim aman, nyaman dan kondusif.

Sebelumnya sejumlah perguruan juga telah menjalin kolaborasi dengan aparat keamanan Polri.

Di antaranya Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa, Kera Sakti, dan Winongo. (rul)

Editor : Nofilawati Anisa
#surabaya #silat #perguruan #pancasila #kondusif #kontribusi #keamanan #uud 45 #Kodrat #bambang haryo soekartono #Radar Surabaya #IPSI Kota Surabaya