Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi indikasi kuat terkait pihak-pihak yang diduga berada di balik kerusuhan dalam aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Prabowo meninjau anggota kepolisian yang menjadi korban dalam kericuhan, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan belum dapat disampaikan secara terbuka kepada publik.
“Seluruh elemen negara akan dilibatkan dalam investigasi untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa sudah terdapat petunjuk awal mengenai keberadaan para aktor yang diduga memicu eskalasi kerusuhan.
Presiden juga menyinggung adanya mafia-mafia yang diyakini berperan dalam memperkeruh situasi, mengindikasikan keterlibatan kelompok terorganisir yang mencoba mengambil keuntungan dari ketegangan sosial. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah penindakan secara tegas demi menjaga stabilitas nasional.
Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyoroti tindakan anarkistis yang merusak fasilitas umum selama aksi berlangsung. Ia menilai tindakan tersebut bukan bagian dari kebebasan berekspresi, melainkan dapat dikategorikan sebagai bentuk makar.
“Tindakan merusak fasilitas publik tidak sekadar aspirasi, melainkan masuk ranah makar, di mana kebebasan berpendapat disalahgunakan untuk merusak tatanan demokrasi,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan menindak tegas pihak-pihak yang berupaya menciptakan kekacauan dengan dalih menyampaikan aspirasi. (sry/mel/fir)
Editor : M Firman Syah