Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Balik Aksi Massa, Publik Curiga Ada Permainan Besar

Muhammad Firman Syah • Senin, 1 September 2025 | 23:09 WIB
Nama Riza Chalid kembali disorot publik di tengah gelombang demonstrasi nasional.
Nama Riza Chalid kembali disorot publik di tengah gelombang demonstrasi nasional.

Radar Surabaya – Nama Riza Chalid kembali mencuat di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran yang melibatkan mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek online, yang memprotes rencana kenaikan tunjangan anggota DPR. Pengusaha migas kontroversial tersebut menjadi sorotan publik setelah warganet ramai-ramai menyebut namanya sebagai aktor di balik aksi, meski hingga kini belum terdapat bukti konkret atas tuduhan tersebut.

Riza Chalid, yang dikenal luas sebagai tokoh penting di industri migas nasional dan dijuluki "Raja Minyak Indonesia", selama ini kerap dikaitkan dengan berbagai isu politik. Reputasinya yang sarat kontroversi, baik dalam urusan bisnis maupun kedekatan dengan kekuasaan, memicu berbagai spekulasi di ruang publik.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa Riza Chalid hingga kini masih berstatus buronan Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi impor kondensat melalui PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), yang disebut merugikan negara dalam jumlah besar. Ia telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan disebut-sebut bersembunyi di luar negeri, diduga di Malaysia.

Ketegangan politik semakin memanas setelah mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A. M. Hendropriyono, memberikan pernyataan bahwa aksi demonstrasi tersebut kemungkinan tidak sepenuhnya murni berasal dari suara rakyat. Ia mengisyaratkan adanya campur tangan kekuatan asing yang memanfaatkan momentum untuk menggerakkan massa, dan menyatakan kesiapannya untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi dalang di balik kerusuhan.

Isu keterlibatan Riza Chalid dalam manuver politik jalanan ini memicu perdebatan tajam di kalangan masyarakat. Sebagian pihak menilai tuduhan tersebut masuk akal dengan mempertimbangkan rekam jejaknya, sementara yang lain menganggap narasi ini hanya sebagai bentuk pengalihan isu guna meredam kritik terhadap DPR.

Fenomena ini menegaskan kembali krisis kepercayaan masyarakat terhadap elite politik nasional, sekaligus memperlihatkan betapa cepatnya opini publik terbentuk di era digital, bahkan ketika berlandaskan pada dugaan yang belum terverifikasi. (kvn/mel/fir)

Editor : M Firman Syah
#dpo #demonstrasi #politik #malaysia #pengusaha #tuduhan #riza chalid #bin #Raja Minyak Indonesia #petral #publik