Jakarta – Gelombang demonstrasi besar yang melanda Indonesia menuai sorotan tajam dari berbagai media internasional. Laporan mereka menyoroti beragam aspek, mulai dari janji politik Presiden Prabowo Subianto hingga aksi massa yang berujung bentrokan.
Associated Press (AP) menulis dalam artikelnya berjudul "Indonesian Leader Pledges to Revoke Lawmakers' Perks After Protests Leave 6 Dead" bahwa Presiden Prabowo berkomitmen mencabut sejumlah fasilitas dan tunjangan anggota DPR, termasuk tunjangan perumahan Rp 50 juta yang menuai kritik publik. Langkah tersebut disebut sebagai upaya meredam amarah rakyat setelah demonstrasi yang menewaskan enam orang.
AP juga mencatat pembatalan kunjungan Prabowo ke Tiongkok, yang digantikan dengan pertemuan bersama 16 tokoh agama dan delapan pimpinan politik, termasuk Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Media itu menyoroti meningkatnya kemarahan publik usai kematian Affan Kurniawan, 21, pengemudi ojek online, yang videonya saat demonstrasi menyebar luas di media sosial.
Sementara itu, The Guardian menyoroti aspek berbeda. Dalam laporannya berjudul "Fire kills three people in Indonesia After Protesters Torch Council Buildings", media asal Inggris ini menekankan kerusuhan yang dipicu aksi pembakaran gedung DPRD di sejumlah daerah, seperti NTB, Pekalongan dan Cirebon. The Guardian juga mengutip pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan Presiden telah memerintahkan aparat bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum.
Dari Qatar, Al Jazeera menyoroti dimensi sosial dan digital. Media ini melaporkan keterlibatan mahasiswa serta pengemudi ojek online dalam aksi di berbagai kota, termasuk Surabaya dan Bali. Al Jazeera juga menulis tentang keputusan TikTok menangguhkan sementara fitur siaran langsung di Indonesia, yang dinilai sebagai respons langsung terhadap eskalasi situasi.
"Ratusan mahasiswa bersama para pengemudi ojol berkumpul di depan Markas Besar Polri di Bali, salah satu destinasi wisata utama Indonesia, untuk menyuarakan tuntutannya," tulis Al Jazeera.
Dengan sorotan media global yang beragam, dinamika demonstrasi di Indonesia kini dipandang sebagai isu yang tidak hanya berdampak nasional, tetapi juga mendapat perhatian serius di kancah internasional. (dta/gab/fir)
Editor : M Firman Syah