Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

TikTok Hentikan Fitur Live di Indonesia, Respons Mandiri atas Eskalasi Aksi Massa

Muhammad Firman Syah • Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:12 WIB
Tiktok tegaskan, penangguhan fitur live bukan arahan pemerintah
Tiktok tegaskan, penangguhan fitur live bukan arahan pemerintah

Jakarta - Platform media sosial TikTok secara resmi menangguhkan sementara fitur siaran langsung (Live) di Indonesia. Langkah ini diambil secara mandiri oleh TikTok sebagai respons atas meningkatnya eskalasi kekerasan dalam sejumlah aksi unjuk rasa di berbagai kota.

"Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab," ujar perwakilan TikTok dalam pernyataan resmi.

"Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok Live selama beberapa hari ke depan di Indonesia. Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada,” lanjutnya.

Dirjen Pengawasan Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar, menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan arahan pemerintah.

"Voluntarily TikTok. Kami mengapresiasi langkah inisiatif dari TikTok," katanya.

Sejak Sabtu malam (30/8), pengguna TikTok di Indonesia melaporkan hilangnya akses fitur Live. Sejumlah akun di X (Twitter) seperti @SoniaEryka, @georgedws dan @ShaniBudi mengeluhkan tab "Live" yang kosong, serta ikon yang hanya menampilkan peringatan "Unstable connection. Try entering the Live again."

Hasil pantauan redaksi juga menunjukkan bahwa pencarian konten Live tidak menghasilkan tayangan baru. Tab "Popular Live" masih menampilkan akun yang sebelumnya aktif, namun video mereka tidak dapat diakses.

Penangguhan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan sosial di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya dan Yogyakarta. Demonstrasi yang awalnya menolak tunjangan rumah anggota DPR RI berkembang menjadi gelombang protes lebih luas, menyusul insiden tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, yang dilindas kendaraan taktis Brimob.

TikTok memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di Indonesia dan menyesuaikan kebijakan platform demi keamanan serta kenyamanan pengguna. (man/ris/fir)

Editor : M Firman Syah
#demo ricuh #tiktok #dihentikan #Fitur Live #pemerintah #kominfo