Jakarta — Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Affan Kurniawan, 21, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Prosesi pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Jenazah tiba di lokasi sekitar pukul 10.13 WIB dan dimakamkan di Blok AA1, Blad 1070, petak 0930. Ratusan pengantar, terdiri atas keluarga, kerabat, sesama driver ojek online dan warga sekitar, turut hadir dan melantunkan doa serta tahlil.
Sebelum dimakamkan, jenazah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan iring-iringan panjang. Sejumlah rekan seprofesi ikut mengawal ambulans hingga ke pemakaman.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, hadir langsung dalam prosesi pemakaman. Kehadiran tersebut menjadi bentuk empati sekaligus komitmen aparat terhadap keluarga korban. Dalam pernyataannya, Asep menyampaikan permohonan maaf dan duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa Affan.
"Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat. Proses penanganan kasus ini akan kami lakukan secara terbuka, baik oleh Propam maupun pihak eksternal. Jika ditemukan pelanggaran, yang bersangkutan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Asep.
Tragedi yang menimpa Affan terjadi di tengah kericuhan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Rantis Brimob yang melintas diduga melaju kencang hingga menabrak dan melindas korban yang saat itu tengah berada di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara objektif dan transparan. Polisi juga berjanji memastikan langkah-langkah evaluasi agar insiden serupa tidak kembali terulang. (wfq/gab/fir)
Editor : M Firman Syah