Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menilai model kepemilikan klub elite Liga Spanyol, FC Barcelona dan Real Madrid, merupakan contoh nyata praktik koperasi modern yang sukses di dunia olahraga.
"Ada yang pendukung Real Madrid enggak? Real Madrid juga koperasi. Jadi di La Liga itu lima klub utama yang jarang kalah itu koperasi, bukan perorangan yang punya," ujar Budi Arie dalam acara Pelepasan Tim Ekspedisi di Jakarta, Minggu (24/8).
Menurut Budi, kedua klub raksasa Eropa itu dimiliki dalam bentuk koperasi. Sistem ini memungkinkan pengelolaan berjalan secara demokratis karena setiap anggota, yakni para socios atau pemilik suara, memiliki hak penuh menentukan arah kebijakan klub.
"Contoh terbaik koperasi ada di klub sepak bola Barcelona dan Real Madrid," tegasnya.
Ia menambahkan, model demokrasi ekonomi yang diterapkan Barcelona dan Real Madrid tidak hanya memperkuat kemandirian institusi, tetapi juga menjamin partisipasi publik secara luas. Konsep ini, menurutnya, dapat menjadi inspirasi pengembangan koperasi di Indonesia.
Budi menilai, koperasi di Indonesia masih identik dengan sektor simpan pinjam atau usaha kecil. Padahal, koperasi bisa berkembang ke sektor strategis lain, termasuk olahraga dan industri kreatif.
"Dengan begitu, koperasi tidak lagi dipandang sekadar urusan ekonomi rakyat, melainkan bisa menjadi motor penggerak industri besar," jelasnya.
Ia menekankan perlunya inovasi agar koperasi nasional mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Inspirasi dari klub sepak bola dunia, lanjutnya, dapat mendorong koperasi Indonesia menjadi lebih progresif, adaptif, dan berdaya saing global.
Pemerintah, tambah Budi, berkomitmen mendorong transformasi koperasi menuju format modern yang tidak hanya melayani kepentingan mikro, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi perekonomian nasional, khususnya menghadapi persaingan di era industri kreatif. (mer/ris/fir)
Editor : M Firman Syah