Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rapat RUU Penyiaran Dipercepat, Komisi I DPR Terhenti di Tengah Aksi Massa

Muhammad Firman Syah • Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:54 WIB
Rapat RUU penyiaran berjalan singkat karena aksi demonstrasi di Senayan
Rapat RUU penyiaran berjalan singkat karena aksi demonstrasi di Senayan

Jakarta - Rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi I DPR RI mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran, Senin (25/8), harus dipangkas dan ditutup lebih cepat karena meningkatnya eskalasi demonstrasi di sekitar kompleks parlemen.

Wakil Ketua Komisi I, Dave Laksono, yang memimpin rapat tersebut, menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), dan Komite Nasional Pengendalian Tembakau. Namun, ia menegaskan kondisi di luar gedung menjadi pertimbangan utama pemangkasan durasi rapat.

"Walaupun suasana di luar agak tegang, kita tetap jalankan amanat untuk bangsa. Tapi demi keamanan, pendalaman materi akan kita lakukan secara tertulis," ujar Dave.

Baca Juga: Mobil Diduga Milik Pejabat Jadi Sasaran Massa di Tengah Ricuh Aksi DPR

Rapat hanya berlangsung sekitar 30 menit dan langsung ditutup usai paparan singkat. Sesi tanya jawab ditiadakan. Dave meminta anggota DPR menyampaikan pertanyaan melalui sekretariat komisi untuk diteruskan kepada narasumber secara tertulis.

Sementara itu, di depan Gedung DPR/MPR, ribuan massa aksi terlibat bentrok dengan aparat. Demonstran menerobos barikade hingga masuk ke jalur tol dalam kota. Mereka melempari polisi dengan batu, botol plastik, dan bambu runcing. Aparat membalas dengan semprotan air dan gas air mata.

Gelombang protes tersebut dipicu oleh isu besaran tunjangan anggota DPR, yang memantik kemarahan massa. Yel-yel perlawanan dan kritik terhadap kinerja parlemen menggema di sekitar lokasi. (man/ris/fir)

Editor : M Firman Syah
#Rapat RUU Penyiaran #aksi massa #ricuh #demonstrasi #dpr #komisi 1 dpr