Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Minim Fasilitas Darurat, Pesawat Perintis Hangus Terbakar di Bandara Ilaga Papua

Muhammad Firman Syah • Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:15 WIB
Kebakaran Pesawat Perintis, Amole Air dipadamkan dengan lumpur dan pasir
Kebakaran Pesawat Perintis, Amole Air dipadamkan dengan lumpur dan pasir

Jayapura - Sebuah pesawat caravan milik Amole Air dengan nomor registrasi PK-PPI terbakar di Bandar Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (25/8). Kebakaran terjadi usai pesawat gagal berhenti setelah mendarat, sehingga menabrak pembatas pos keamanan bandara.

Kapolres Puncak Komisaris Mardi Marpaung menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 09.40 WIT saat pesawat yang melayani rute Mimika-Ilaga itu baru saja menyentuh landasan pacu.

"Benturan itu memicu api hingga membakar badan pesawat. Untungnya pesawat tidak mengangkut penumpang, hanya bahan bangunan. Pilot dan kopilot selamat, sementara satu petugas keamanan mengalami luka-luka," kata Mardi.

Minimnya fasilitas pemadam kebakaran di Bandara Ilaga membuat proses penanganan berlangsung dengan cara darurat. Tidak ada hydrant, mobil damkar, maupun suplai air yang memadai. Aparat keamanan bersama petugas bandara terpaksa menimbun api dengan lumpur dan pasir. Bahkan, ekskavator dikerahkan untuk membantu menutup kobaran api.

"Api berhasil dikendalikan, tetapi sebagian besar badan pesawat hangus," tambah Mardi.

Kecelakaan ini kembali menyoroti kondisi bandara perintis di Papua yang menjadi jalur vital transportasi warga. Dengan akses darat terbatas, pesawat perintis berperan penting dalam distribusi logistik, termasuk bahan makanan dan material bangunan. Namun, sarana keselamatan masih jauh dari standar bandara besar.

Norbertus Tunjanan, staf ad hoc Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Papua, memastikan investigasi segera dilakukan.

"Tim investigasi dari Jakarta akan tiba Selasa (26/8). Semua aspek teknis akan diperiksa, mulai dari kondisi pesawat hingga faktor operasional bandara," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, badan pesawat masih dalam proses evakuasi. Aparat keamanan setempat berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan fasilitas keselamatan di bandara pedalaman guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (jwa/ris/fir)

Editor : M Firman Syah
#fasilitas darurat #knkt #kebakaran #kecelakaan pesawat #bandara ilaga papua #pesawat perintis