Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Demo Ricuh di DPR, Bahlil Lahadalia Mengaku Tidak Tahu karena Rapat Seharian

Muhammad Firman Syah • Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:51 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku tak mengetahui demo ricuh di depan Gedung DPR karena tengah menjalani rapat seharian.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku tak mengetahui demo ricuh di depan Gedung DPR karena tengah menjalani rapat seharian.

Jakarta - Unjuk rasa di depan Gedung DPR Jakarta ricuh pada Senin (25/08). Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang merangsek ke gedung parlemen. Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku tidak mengetahui aksi itu karena sibuk rapat seharian.

Bahlil Lahadalia menyatakan tidak mengetahui adanya aksi demonstrasi di depan Gedung DPR.

"Rapat seharian. Belum ikuti informasi," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (25/08).

Ia menegaskan belum bisa memberikan tanggapan karena tidak mendapat informasi mengenai unjuk rasa tersebut.

Aksi massa dipicu kabar kenaikan gaji anggota DPR periode 2024-2029 yang mencapai sekitar Rp100 juta per bulan. Kenaikan itu berasal dari tambahan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta saban bulan.

Kericuhan sempat terjadi ketika demonstran yang menamakan diri Revolusi Rakyat Indonesia terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Polisi menembakkan gas air mata setelah massa merangsek ke depan gedung parlemen.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bidang ekonomi yang dihadiri sejumlah menteri. Rapat itu membahas arah kebijakan ekonomi tahun 2025 serta proyeksi pertumbuhan pada 2026. Bahlil menuturkan salah satu pembahasan utama adalah pembangunan tiang listrik untuk 5.700 desa dan 4.400 dusun.

"Jadi kita akan selesaikan sampai 2029-2030, itu harus selesai," ucap dia. Menurutnya, program itu menjadi bagian penting dari target pemerataan akses energi pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga dimintai tanggapan terkait aksi di depan DPR.

"Kami belum monitor demo. Kami lagi konsentrasi memberikan penghormatan kepada mereka yang betul-betul berjasa bagi bangsa dan negara," ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan Istana pada hari itu tengah menyelenggarakan upacara penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan.

Baca Juga: Dinkes Pati Pastikan Tak Ada Korban Meninggal dalam Ricuh Demo 13 Agustus

Presiden Prabowo menyerahkan 141 tanda jasa dan tanda kehormatan kepada tokoh yang dianggap berjasa di bidang masing-masing. Gelar tersebut diberikan untuk menghargai kontribusi mereka bagi bangsa dan negara. Tiga pejabat tinggi negara menerima Bintang Republik Indonesia Utama yaitu Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua MPR Ahmad Muzadi. (ray/mel/fir)

Editor : M Firman Syah
#kenaikan gaji #unjuk rasa #Menteri ESDM Bahlil Lahadalia #demonstrasi #Revolusi Rakyat Indonesia #rapat #gedung dpr