Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Guru SD di Pesawaran Lampung Cekik Murid Saat Upacara, Videonya Viral dan Kini Dinonaktifkan

Muhammad Firman Syah • Senin, 25 Agustus 2025 | 14:42 WIB
Ramai di Medsos, Guru berseragam ASN mengamuk saat upacara bendera di Pesawaran, Lampung. Suasana panik, siswa berlarian sambil menangis.
Ramai di Medsos, Guru berseragam ASN mengamuk saat upacara bendera di Pesawaran, Lampung. Suasana panik, siswa berlarian sambil menangis.

Lampung – Sebuah video berdurasi sekitar satu setengah menit yang merekam aksi guru perempuan berseragam ASN mengamuk saat upacara bendera di Kabupaten Pesawaran, Lampung, viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan suasana panik, sejumlah siswa berlarian sambil menangis, sementara sang guru melontarkan kata-kata kasar dan ancaman.

Dalam video, guru itu menegaskan instruksi dengan nada tinggi.

"Kalau enggak saya cekekin nih anak-anak. Ini instruksi, setiap Senin tidak ada guru yang boleh absen. Lapor kamu sama bupati," ujarnya. Upaya rekan sejawat untuk menenangkan justru mendapat amarah balik.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amrico, membenarkan insiden tersebut.

"Benar, kejadian itu terjadi di Kabupaten Pesawaran pada akhir Juli 2025," katanya, Minggu (24/8). Ia memastikan penanganan dilakukan oleh Inspektorat setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran, Anca Martha Utama, menegaskan bahwa guru dalam video bukan kepala sekolah, melainkan guru olahraga (PJOK). Menurutnya, guru bernama Harmini itu terindikasi memiliki gangguan jiwa berdasarkan hasil medis dan kesaksian kolega.

"Terindikasi gangguan jiwa diperkuat dengan hasil medis dan kesaksian rekan kerjanya," ujar Anca.

Ia menambahkan, perilaku Harmini sebelumnya juga pernah dipersoalkan. Pada Februari 2025, ia dipanggil karena merokok di kelas, namun sempat menunjukkan perubahan.

"Pemicu depresinya diduga karena faktor pribadi, salah satunya belum memiliki pasangan meski usia sudah matang. Saat ini guru yang bersangkutan sudah dinonaktifkan," jelasnya.

Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho turut mengonfirmasi peristiwa itu dan memastikan kejadian berlangsung di Kecamatan Kedondong. Namun, kasus tetap ditangani oleh Inspektorat.

Identitas guru tersebut diketahui bernama Harmini, ASN di SDN 5 Kedondong, yang saat kejadian tengah berada di SDN 9 Kedondong. Dinas Pendidikan Pesawaran kemudian menerbitkan surat resmi bernomor 424/058/IV.01.KD/SD9/VII/2025, yang menetapkan pemberhentian sementara sejak 1 Agustus 2025.

“Harmini diberhentikan sementara dari tugas mengajar PJOK di SDN 5 Kedondong hingga ada keputusan lanjutan,” tulis surat tersebut.

Kasus ini menuai kecaman luas setelah video tersebar di berbagai platform digital. Pemerintah daerah menyatakan akan melakukan evaluasi dan pendampingan agar insiden serupa tidak terulang. (wid/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#lampung #guru sd #viral #Guru ASN #cekik #murid