Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, resmi mengenakan rompi oranye tahanan usai diperiksa intensif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (22/8).
Noel telah menjalani pemeriksaan sejak Kamis (21/8) di lantai dua Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Seusai pemeriksaan, ia tampak keluar ruangan dengan menundukkan kepala, sesekali mengusap air mata, sebelum digiring menuju ruang konferensi pers untuk diumumkan status hukumnya.
Momen tangisan Noel tersebut terekam kamera dan memicu reaksi publik. Dalam siaran langsung konferensi pers KPK, kolom live chat dibanjiri komentar warganet yang mayoritas menyebut tangisan itu sebagai sandiwara.
Akun @Bang_Wahid_BW berulang kali menuliskan komentar "pura-pura nangis lagi."
Sementara @Patrick_Christian menulis, "termul ketangkep korupsi pura-pura nangis, pas nggak ketahuan aja garang."
Ada pula komentar satir dari akun @kacang_katom, "hanya di Konoha koruptor diampuni."
Sedangkan @Satria_Wiwaha menyinggung kabinet pemerintahan yang menurutnya dipenuhi mafia warisan pejabat sebelumnya.
Ribuan komentar lain juga membanjiri kolom tersebut, sebagian besar bernada kritik, ejekan, hingga sindiran keras terhadap Noel maupun kasus yang menjeratnya.
Sebagai informasi, KPK melakukan OTT pada Rabu–Kamis (20–21/8) di Jakarta. Sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Noel. Dari operasi ini, penyidik menyita uang tunai, mobil, dan motor mewah yang diduga terkait praktik pemerasan dalam penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). (dta/gab/fir)
Editor : M Firman Syah