Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ketua KPK Beberkan Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Capai Rp 81 Miliar

Muhammad Firman Syah • Jumat, 22 Agustus 2025 | 23:31 WIB
Wamenaker, Immanuel Ebenezer raup Rp 81 miliar dari pemerasan sertifikasi K3
Wamenaker, Immanuel Ebenezer raup Rp 81 miliar dari pemerasan sertifikasi K3

Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan secara resmi bahwa Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, (20/8). Kasus tersebut diduga berkaitan dengan praktik pemerasan dalam penerbitan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Dalam konferensi pers Jumat (22/8), Setyo menjelaskan modus operasi pemerasan dilakukan dengan cara menghambat, menunda, hingga menolak penerbitan sertifikat apabila tidak disertai pembayaran ilegal. Padahal, biaya resmi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hanya Rp 275 ribu. Namun, pemohon dipaksa membayar hingga Rp 6 juta, lebih dari dua kali lipat rata-rata Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

KPK menduga praktik ini telah berlangsung sejak 2019, bahkan konstruksi perkara mengarah pada tahun 2018. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 81 miliar.

Sebagai tindak lanjut, lembaga antirasuah itu mengamankan 14 orang, termasuk Wamenaker Immanuel Ebenezer, Dirjen Binwasnaker, Direktur Bina Kelembagaan, serta pihak swasta dari PT KEM selaku penyedia jasa sertifikasi K3.

Barang bukti yang disita berupa 22 kendaraan mewah, 15 mobil dan 7 motor antara lain Ducati, Nissan GT-R, BMW, Jeep, Palisade dan Pajero Sport. Selain itu, turut diamankan uang tunai Rp 170 juta dan 221 ribu dolar Amerika.

Immanuel Ebenezer diduga menerima aliran dana sebesar Rp 3 miliar dari praktik pemerasan tersebut.

KPK menegaskan skandal ini tidak hanya menimbulkan kerugian keuangan negara, tetapi juga mengancam keselamatan pekerja karena sertifikasi K3 yang seharusnya menjadi jaminan standar kerja justru diperdagangkan sebagai alat pemerasan.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan intensif. KPK memastikan akan mendalami peran masing-masing pihak serta menelusuri aliran dana secara menyeluruh.

Editor : M Firman Syah
#Wamenaker #sertifikasi k3 #KPK #pemerasan #Immanuel Ebenezer #kerugian