Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mempertegas Posisi sebagai Penghasil Gula Terbesar Nasional, Jawa Timur Luncurkan Program Akselerasi Swasembada Gula Nasional untuk Petani Tebu

Mus Purmadani • Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:15 WIB

KONTRIBUTOR TERBESAR: Tebu sebagai bahan baku utama produksi Gula Kristal Putih (GKP), masih menjadi salah satu komoditas unggulan perkebunan di Jawa Timur.
KONTRIBUTOR TERBESAR: Tebu sebagai bahan baku utama produksi Gula Kristal Putih (GKP), masih menjadi salah satu komoditas unggulan perkebunan di Jawa Timur.
 

RADAR SURABAYA - Tebu sebagai bahan baku utama produksi Gula Kristal Putih (GKP), masih menjadi salah satu komoditas unggulan perkebunan di Jawa Timur.

Produksi Tebu Jawa Timur, tercatat masih konsisten menyumbang rata-rata 50 persen produksi gula secara nasional, yang menjadikan Jawa Timur sebagai lokomotif pendorong produksi gula terbesar di Indonesia.

Angka tersebut didukung oleh 29 pabrik gula yang sebagian besar bahan baku tebunya merupakan hasil tanaman tebu yang dibudidayakan oleh petani. Yakni sebesar hampir 90 persen, sedangkan sisanya merupakan tanaman tebu yang dibudidayakan sendiri oleh pabrik gula.

Di tahun 2024, produksi tebu di Jawa Timur mencapai 16.889.595 ton, dan menghasilkan gula sebanyak 1.278.469 ton, dengan rendemen rata-rata sebesar 7,57 persen.

Angka tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai kontributor terbesar produksi gula nasional, dengan angka kontribusi sebesar 51,87 persen dari total produksi gula secara nasional.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Provinsi  Jawa Timur Ir Dydik Rudy Prasetya MMA, capaian Jawa Timur tersebut, harus tetap dijaga dan ditingkatkan.

Menurutnya harapannya adalah dengan meningkatnya produksi gula Jawa Timur, maka turut pula mengerek produksi gula secara nasional.

Lebih lanjut, Dydik menuturkan bahwa Jawa Timur siap mendukung program Swasembada Gula Nasional. Untuk itu, tahun 2025 ini, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur meluncurkan program-program baru yang ditujukan kepada petani-petani tebu.

Di antaranya adalah kegiatan Akselerasi Swasembada Gula Nasional melalui Pengembangan Areal Tebu dan Bongkar Ratoon serta program rintisan inovasi yaitu Peningkatan Produktivitas dan Rendemen Tebu melalui Kolaborasi 4 Aktor dalam Ekosistem Tebu (Pendekar Tebu).

"Per Juli 2025 kemarin, Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan Akselerasi Swasembada Gula Nasional melalui Pengembangan Areal Tebu dan Bongkar Ratoon seluas 40 hektare yang tersebar di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan stimulan yang diwujudkan dalam bentuk bantuan sarana pertanian berupa benih tebu bersertifikat dan berlabel, pupuk, herbisida, dan biaya upah kerja yang diberikan kepada petani tebu yang tergabung di dalam Kelompok Tani atau Gabungan Kelompok Tani yang telah terverifikasi," terangnya.

Rudy menambahkan, kegiatan ini akan terus berjalan hingga akhir Tahun Anggaran 2025 dengan jangkauan lokus pelaksanaan kegiatan dan luasan yang lebih masif.

Jawa Timur juga akan terus berinovasi dan bersinergi dengan pihak terkait dalam melaksanakan program-program pendukung untuk mendorong Produksi Gula di Jawa Timur.

"Selain penyaluran bantuan yang bersifat stimulan, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur juga berkomitmen untuk menerapkan sistem budidaya tanaman Tebu yang sesuai dengan Good Agricultural Practices, melalui Pelatihan dan Bimbingan Teknis budidaya kepada para petani Tebu," jelasnya.

Dengan adanya pengembangan areal tebu dan bongkar ratoon pada tahun 2025 ini, diharapkan produksi tebu dan gula pada musim giling 2026 yang akan datang, akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Program-program serupa akan terus dilaksanakan secara kontinyu dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk komitmen penuh Pemprov Jatim dalam mendukung terwujudnya target Swasembada Gula Nasional pada tahun 2028. (mus/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#tebu #nasional #gula #Jawa Timur #dinas perkebunan