Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erick Thohir Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Legenda Sepak Bola Indonesia IGK Manila

Andy Satria • Senin, 18 Agustus 2025 | 22:16 WIB
I Gusti Kompyang Manila.
I Gusti Kompyang Manila.

RADAR SURABAYA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya tokoh olahraga legendaris Indonesia, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, yang tutup usia di Jakarta pada Senin, 18 Agustus 2025.

IGK Manila, purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal, dikenal sebagai sosok berjasa di balik kejayaan sepak bola Indonesia, khususnya saat memimpin tim nasional meraih medali emas SEA Games 1991.

“Saya kehilangan sahabat sekaligus mentor yang loyal dan pekerja keras. Kami pernah bekerja sama di Persija dan berhasil meraih gelar juara Liga Indonesia 2001,” ungkap Erick Thohir melalui akun X resminya.

Erick juga mengenang peran besar IGK Manila sebagai manajer tim nasional Indonesia pada SEA Games 1991 di Manila.

“Beliau berjasa membawa timnas Indonesia juara SEA Games 1991,” tambahnya. “Terima kasih atas segala kontribusi untuk sepak bola Indonesia, Pak Jenderal IGK Manila,” tutup cuitan Erick.

Perjalanan Karier IGK Manila di Sepak Bola Indonesia

Lahir di Singaraja, Bali, pada 1942, IGK Manila adalah salah satu figur ikonik dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Sebagai manajer tim nasional Indonesia, ia sukses mengantarkan Tim Merah Putih meraih medali emas SEA Games 1991, sebuah prestasi yang baru bisa disamai kembali oleh timnas Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja.

Di level klub, IGK Manila juga meninggalkan jejak gemilang. Ia menjadi manajer Persija Jakarta pada masa kebangkitan Macan Kemayoran di akhir 1990-an.

Puncaknya, pada 2001, ia berhasil membawa Persija Jakarta menjuarai Liga Indonesia, mengukuhkan namanya sebagai salah satu tokoh kunci dalam sepak bola Tanah Air.

Warisan IGK Manila untuk Sepak Bola Indonesia

Kontribusi IGK Manila tidak hanya terlihat dari trofi, tetapi juga dari dedikasinya membangun sepak bola Indonesia.

Kiprahnya sebagai manajer, baik di level klub maupun tim nasional, menjadi inspirasi bagi banyak generasi.

Prestasi emas SEA Games 1991 dan gelar Liga Indonesia 2001 menjadi bukti nyata peran besar IGK Manila dalam mengangkat prestasi sepak bola Indonesia.

Dengan wafatnya IGK Manila, dunia sepak bola Indonesia kehilangan salah satu pilarnya. Namun, warisannya akan terus dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah olahraga Tanah Air.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#persija jakarta #erick thohir #Sea Games 1991 #IGK Manila #Liga Indonesia 2021