Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ekspor Beras dan Jagung Kembali, Ketahanan Pangan RI Masuki Babak Baru

Muhammad Firman Syah • Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:21 WIB
Indonesia kembali ekspor beras dan jagung usai puluhan tahun, diumumkan Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI.
Indonesia kembali ekspor beras dan jagung usai puluhan tahun, diumumkan Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI.

Jakarta – Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, Indonesia kembali mengekspor beras dan jagung ke negara sahabat. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian tersebut dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8).

Presiden menyampaikan, cadangan beras pemerintah (CBP) kini menembus lebih dari 4 juta ton tertinggi dalam sejarah Indonesia. Lonjakan ini merupakan hasil kebijakan strategis seperti pemangkasan rantai distribusi pupuk dan pemberian bantuan alat pertanian.

“Saya perhatikan di mana-mana, para petani tersenyum karena harga gabah stabil dan penghasilan mereka meningkat,” ujar Prabowo. Ia merujuk pada harga gabah kering panen (GKP) yang kini ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Selain keberhasilan ekspor, pemerintah menegaskan komitmen menjaga integritas distribusi pangan nasional. Prabowo menekankan tidak akan mentolerir praktik penimbunan, manipulasi, maupun penipuan yang merugikan masyarakat.

“Kami akan selalu tegas pada mereka yang melanggar aturan, mereka yang mempersulit kehidupan rakyat, mereka yang cari keuntungan gila-gilaan di atas penderitaan orang kecil,” tegasnya.

Pemerintah menilai capaian ini menjadi tonggak baru dalam ketahanan pangan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara agraris yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan bersaing di pasar internasional. (man/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#ekspor #pangan #jagung #ketahanan pangan #beras #CBP