RADAR SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi tuan rumah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama forum perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat, Kamis (14/8). Acara yang digelar di Graha Unesa ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar.
Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, forum rektor dan majelis rektor perguruan tinggi negeri memiliki komitmen yang sama dalam upaya ini.
"Cara pandang paradigma pembangunan berbasis masyarakat itu mutlak untuk persiapan bangsa yang mandiri. Tidak ada jalan lain kecuali rakyat harus berdaya," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Gratiskan Trans Jatim Dua Hari Sambut HUT ke-80 RI
Muhaimin menambahkan, para rektor dan perguruan tinggi memiliki pengalaman yang kaya dalam pemberdayaan masyarakat, baik melalui riset, ilmu pengetahuan, pengabdian masyarakat, pilot project, maupun kuliah kerja nyata (KKN). Pengalaman ini dapat menjadi rujukan dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat.
"Dengan melibatkan akademisi perguruan tinggi, kita memiliki kerja sama yang bagus antara pemerintah, masyarakat, intelektual, dunia usaha, dan media. Pemberdayaan membutuhkan pola pikir yang baik, sehingga mereka terus belajar dan mengasah skill," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin juga menyampaikan bahwa bantuan sosial ke depan akan lebih difokuskan kepada kelompok rentan seperti manula dan penyandang disabilitas, serta keluarga miskin ekstrem. Ia menargetkan, bantuan tersebut dapat mengentaskan kemiskinan dalam waktu maksimal lima tahun.
Baca Juga: MotoGP Austria 2025 Panas! Bagnaia Bidik Hattrick, Marquez Waspada Ancaman Gagal Podium
"Evaluasi total bisa menjadi cara kerja baru dalam penerapan pola manajemen PKH. Kita akan menggandeng perguruan tinggi, profesor, dan para ahli untuk mengevaluasi PKH agar lebih berdaya," tegasnya.
Sebelumnya Menko PMK dan rombongan melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat Unesa. Sekolah ini menjadi best practice pelaksanaan Sekolah Rakyat karena memberikan jaminan beasiswa kuliah di Unesa bagi siswa setelah lulus.
Saat ini, Sekolah Rakyat Unesa menampung 100 siswa. Program ini merupakan contoh dukungan nyata dari kampus dalam program sekolah rakyat. Dari 63 lokasi sekolah rakyat yang sudah beroperasi, baru dua kampus yang memberikan dukungan, yaitu Unesa dan Universitas Negeri Padang.
Sementara itu Ketua Forum Rektor Indonesia, Prof. Nurhasan, yang juga Rektor Unesa, menyatakan bahwa Rakornas ini menjadi momentum penting untuk melibatkan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
"Rakornas ini menjadi momentum pelibatan forum perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan," kata Prof. Nurhasan.
Prof. Nurhasan menambahkan, forum perguruan tinggi akan mendeklarasikan komitmen pendampingan pemberdayaan desa di lebih dari 20 ribu desa di seluruh Indonesia. (*)