Jakarta — Hujan yang membasahi halaman Istana Merdeka, Selasa (12/8), tak mengendurkan semangat pasukan upacara dalam menjalani gladi kotor menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Sejak pagi, seluruh personel yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus hadir mengikuti latihan penuh disiplin.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut gladi ini bertujuan membiasakan peserta dengan lokasi upacara.
“Meski sempat hujan, latihan tetap berjalan khidmat. Kami ingin memberikan yang terbaik pada upacara nanti,” ujarnya.
Latihan mencakup seluruh rangkaian prosesi, mulai dari kirab pasukan hingga pengibaran bendera. Sebanyak 76 calon Paskibraka juga mengikuti gladi perdana di Istana, meski tampak sedikit gugup. Prasetyo optimistis, latihan berulang dan pembinaan intensif akan mengantarkan mereka tampil maksimal di hari peringatan.
Gladi kotor ini juga menjadi sarana evaluasi untuk meminimalkan kekurangan.
“Inilah alasan mengapa gladi kotor dilakukan sejak awal, agar setiap kekurangan dapat diperbaiki,” tambahnya.
Rangkaian gladi kotor dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (14/8). Selama latihan, dilakukan penyesuaian lalu lintas di sekitar Istana Merdeka. Pemerintah memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan mengimbau masyarakat menyesuaikan rute perjalanan untuk menghindari kemacetan akibat rekayasa lalu lintas. (dta/gab/fir)
Editor : M Firman Syah