Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BMKG: 57 Persen Wilayah Indonesia Sudah Musim Kemarau, tapi Masih Ada Peluang Hujan

Lambertus Hurek • Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:41 WIB
Peta musim kemarau di Indonesia pada pekan pertama Agustus 2025. (BMKG)
Peta musim kemarau di Indonesia pada pekan pertama Agustus 2025. (BMKG)

RADAR SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga awal Agustus 2025, sekitar 57 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Meski begitu, hujan masih berpeluang turun di sejumlah wilayah akibat dinamika atmosfer skala regional hingga lokal.

Faktor yang memicu pembentukan awan hujan di antaranya adalah aktivitas gelombang Kelvin dan Rossby ekuatorial di sekitar wilayah Indonesia. Kondisi ini membuat potensi hujan tetap ada meski sebagian besar wilayah sudah kering.

Wilayah yang saat ini mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Papua bagian timur.

Kemudian sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tenggara. Sementara itu, sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan juga telah memasuki kemarau.

Adapun seluruh wilayah DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepulauan Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berada dalam musim kemarau penuh.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, meski sedang kemarau, potensi cuaca ekstrem seperti hujan berintensitas tinggi, angin kencang, dan petir masih bisa terjadi. “Masyarakat harus selalu waspada dan memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG,” ujarnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#zona musim #BMKG #dwikorita karnawati #cuaca ekstrem #Musim Kemarau